Kedatangan Gubernur yang didampingi Karo Humas dan Karo Umum Pemerintah Aceh masing-masing Nurdin F Joes dan Mustafa serta beberapa staf SKPA lainnya, bertujuan menjenguk kondisi Syahrul Aziz (14 tahun) warga Aceh Barat yang diamputasi kaki kanannya pertengahan Januari lalu serta menjenguk Azhar, seorang pasien yang lumpuh layuh.
Kepada keluarga Syahrul dan Azhar, Gubernur langsung menyerahkan bantuan masing-masing Rp 5 juta.
Kedua pasien ini kini sedang dirawat masing-masing di Ruang Geulima 1 dan Jeumpa 1 RSUDZA.
Kedatangan Gubernur dan istri disambut Direktur RSUDZA dr Syahrul dan Wadir RSUDZA dr Fakhrul Jamal.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga melakukan kunjungan sidak ke beberapa pasien lainnya di Geulima 1 dan Jeumpa 1 RSUDZA. Gubernur menyapa sejumlah pasien dan berdialog dengan keluarga pasien.
Gubernur juga ikut membantu 26 pasien yang sedang dirawat di Geulima 1 dan 28 pasien di Jeumpa 1 rumah sakit itu, masing-masing Rp 500 ribu.
Gubernur mengatakan, pengobatan seluruh pasien kini tertanggung kepada program Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh (JKRA) tahun 2014. Masyarakat Aceh kini sangat terlindungi kesehatannya melalui JKRA.
Gubernur juga mengapresiasi jajaran RSUDZA yang bekerja sangat maksimal dalam melayani pasien. Pelayanan RSUDZA dinilai Doto Zaini sudah baik. Dengan itu, terasa pantas RSUDZA mendapat penghargaan Pemerintah tahun 2013 lalu melalui Kemenpan-RB atas pelayanan prima kepada publik.
Selepas di RSUDZA, Gubernur juga melakukan kunjungan ke RS Ubudiyah di kawasan Jeulingke. Di sana Doto Zaini menjenguk salah seorang kerabatnya yang sedang dirawat.
Editor: Azhari
Editor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.