Meulaboh, Aceh (ANTARA) - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Aceh terkendala jumlah komputer yang tidak cukup bagi semua siswa sehingga menggunakan komputer jinjing milik guru.

Kepala SMAN 1 Suka Makmue, Darwis, di Nagan Raya, Senin, mengatakan akibat minimnya komputer sehingga guru terpaksa memberikan komputer jinjing milik pribadi agar seluruh siswa dapat melaksanakan UNBK tahun ini.

"Pelaksanaan UNBK tahun 2019 ini alhamdulillah berjalan lancar hanya saja kendala kami kekurangan satu unit komputer, sehingga guru kita harus memberikan laptop pribadi untuk pelaksanaan UNBK," katanya.

Ia menyampaikan jumlah peserta UNBK di SMAN 1 Suka Makmue 48 siswa, namun satu orang tidak hadir tanpa alasan karena selama ini siswa itu tidak ke sekolah.

Darwis berharap, pemerintah menanggapi kekurangan komputer di SMAN 1 Suka Makmue itu dengan pengadaan untuk mendukung siswa dalam UNBK tahun-tahun yang akan datang.

"Kami akan surati dinas terkait, paling tidak mendapat prioritas dalam pengadaan komputer untuk SMAN 1 Suka Makmue tahun depan. Karena hal ini tidak mungkin kita biarkan bila semua ingin meningkatkan kelulusan siswa," katanya.

Pelaksanaan UNBK 2019 di SMAN 1 Suka Makmue, Ibu Kota Kabupaten Nagan Raya, 1-8 April 2019 dalam tiga sesi.

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh mencatat jumlah peserta UNBK tingkat SMA/ MA pada 2019 mencapai 57.947 siswa yang tersebar di 23 kabupaten/ kota,  dilaksanakan secara serentak sejak 1-8 April 2019.
 

Pewarta: Anwar
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

COPYRIGHT © ANTARA 2026