FOTO - Usaha produksi alat musik rapai di Aceh

  • Sabtu, 29 Juni 2024 18:38

Seorang perajin yang juga seniman menabuh alat musik tradisional Rapai seusai pembuatan di desa Kaye Lheu, kecamatan Ingin Jaya, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (29/6/2024). Pembuatan alat musik Rapai yang sudah masuk warisan budaya tak benda terbuat dari bahan kayu dan kulit kambing yang diciptakan oleh Syech Rapai pada abad ke-11 di Aceh tersebut, dalam beberapa tahun terakhir produksinya masih tergantung pesanan dengan harga kisaran Rp300.000 per unit tergantung pada ukuran diameter dan kualitas bahan baku gendang Rapai. ANTARA FOTO/Ampelsa.

Seorang perajin yang juga seniman membengkokan sepotong besi untuk pengikat gendang saat pembuatan alat musik tradisional Rapai Aceh, di desa Kaye Lheu, kecamatan Ingin Jaya, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (29/6/2024). Pembuatan alat musik Rapai yang sudah masuk warisan budaya tak benda terbuat dari bahan kayu dan kulit kambing yang diciptakan oleh Syech Rapai pada abad ke-11 di Aceh tersebut, dalam beberapa tahun terakhir produksinya masih tergantung pesanan dengan harga kisaran Rp300.000 per unit tergantung pada ukuran diameter dan kualitas bahan baku gendang Rapai. ANTARA FOTO/Ampelsa.

Seorang perajin yang juga seniman memasang kulit kambing pada gendang saat proses pembuatan alat musik tradisional Rapai Aceh, di desa Kaye Lheu, kecamatan Ingin Jaya, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (29/6/2024). Pembuatan alat musik Rapai yang sudah masuk warisan budaya tak benda terbuat dari bahan kayu dan kulit kambing yang diciptakan oleh Syech Rapai pada abad ke-11 di Aceh tersebut, dalam beberapa tahun terakhir produksinya masih tergantung pesanan dengan harga kisaran Rp300.000 per unit tergantung pada ukuran diameter dan kualitas bahan baku gendang Rapai. ANTARA FOTO/Ampelsa.

Seorang perajin yang juga seniman mengelas lingkaran besi untuk diikatkan pada alat musik tradisional Gendang Rapai, di desa Kaye Lheu, kecamatan Ingin Jaya, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (29/6/2024). Pembuatan alat musik Rapai yang sudah masuk warisan budaya tak benda terbuat dari bahan kayu dan kulit kambing yang diciptakan oleh Syech Rapai pada abad ke-11 di Aceh tersebut, dalam beberapa tahun terakhir produksinya masih tergantung pesanan dengan harga kisaran Rp300.000 per unit tergantung pada ukuran diameter dan kualitas bahan baku gendang Rapai. ANTARA FOTO/Ampelsa.

Berita Terkait

Foto Terkait

FOTO - Banjir Aceh Timur

FOTO - Banjir Aceh Timur

  • Senin, 1 Desember 2025 10:07
FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

  • Rabu, 5 November 2025 21:25
FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

  • Senin, 3 November 2025 17:19
FOTO - Percepat musim tanam padi

FOTO - Percepat musim tanam padi

  • Senin, 3 November 2025 13:15
FOTO - Budidaya anggur impor di Aceh

FOTO - Budidaya anggur impor di Aceh

  • Minggu, 2 November 2025 12:56