Banda Aceh, 21/4 (Antaraaceh) - Gubernur Aceh meminta civitas akademika Universitas Syiah Kuala Darussalam membentuk komunitas peneliti guna menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi pembangunan khususnya di provinsi ini.
"Kami siap memfasilitasi komunikasi antara peneliti dengan pengguna hasil riset, khususnya dunia industri di Aceh," katanya di Banda Aceh, Senin.
Pemerintah Aceh menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Unsyiah Darussalam. MoU itu ditandatangani Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Rektor Unsyiah Prof DR Syamsul Rizal.
Gubernur menjelaskan, MoU tersebut diharapkan dapat mendorong sektor industri masuk ke kampus untuk mengadakan penelitian bersama.
"Kerja sama tersebut akan mampu merangsang lahirnya konsep pendidikan dan penelitian yang handal, di samping berperan mendorong kemajuan sektor industri," katanya menambahkan.
Taiwan adalah contoh negara yang sukses menerapkan strategi kerja sama seperti itu. "Mudah-mudahan Aceh bisa mengikutinya," kata gubernur mengharapkan.
Keberhasilan pembangunan, kata dia, tidak saja bergantung kepada sumber daya aparatur pemerintah tapi juga terkait dengan kualitas kebijakan itu sendiri.
"Begitu pentingnya soal kebijakan ini maka di negara-negara maju, pembangunannya terlebih dahulu melalui hipotesa dan analisis berulang-ulang.Setelah terbukti efektif, barulah kebijakan itu dijadikan sebagai program yang dijalankan," kata Zaini Abdullah.
Gubernur Aceh menjelaskan, terwujudnya tujuan pembangunan tidak terlepas dari adanya kolerasi erat antara riset dan kebijakan.
Unsyiah saat ini memiliki lembaga penelitian dan para penelitinya ahli di bidang pembangunan. Sejumlah peneliti Unsyiah juga banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan riset yang dilakukan lembaga internasional.
Kerja sama tersebut antara lain terkait penelitian dan pengembangan di bidang Iptek, pertukaran informasi dan publikasi hasil penelitian, penyelenggaraan pertemuan ilmiah tingkat nasional dan internasional.
Kemudian kerja sama terkait pemanfaatan alat-alat ilmiah laboratorium, pengembangan SDM, dan pengembangan rumah sakit pendidikan.

Pewarta: Pewarta : Azhari

Editor : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2014