Banda Aceh, 18/11 (Antara) - Masyarakat sejumlah kecamatan di Kabupaten AcehSelatan mulai menggunakan masker setelah kawasan pemukiman mereka diselimuti debuyang diduga dampak dari letusan gunung Api Sinabung, Provinsi Sumatera Utara.Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan Yahya Azmar yang dihubungi dari Banda Aceh,Senin, menyebutkan sejumlah kecamatan mulai diselimuti debu sekitar pukul 12.00 WIB(18/11), dan masyarakat merasakan mata perih dan pernafasan sedikit sesak. Cuaca di sini seperti mendung. Kami merasakan mata agak perih dan nafas sedikitsesak sehingga pemerintah bersama dengan Palang Merah Indonesia membagikanpuluhan ribu masker," katanya menjelaskan.Disebutkan, wilayah yang diselimuti debu itu antara lain Kecamatan Kluet Timur, KluetUtara dan Selatan.Dan ini pertama kali kami rasakan," katanya menambahkan.Yahya Azmar menjelaskan, sejauh ini belum ada pihak yang melakukan penelitianapakah debu yang menyelimuti daerah penghasil komoditas pala terbesar di Aceh itubersumber dari letusan gunung api Sinabung, Sumatera Utara.Bisa saja debu itu dari letusan gunung api Sinabung. Meski daerah kami lebih jauh darigunung api tersebut namun angin kencang membawa debu itu sampai ke Kluet," kata diamenambahkan.Kendati demikian, Yahya menjelaskan aktivitas masyarakat di sejumlah kecamatan diaceh Selatan tetap berjalan normal meski sebagian warga yang mulai mengurangi aktivitasdi luar rumah mereka.Dia menjelaskan, jarak pandang di ruas jalan raya juga mulai berkurang dan pengemudikendaraan bermotor diharapkan menghidupkan lampu pada siang hari guna menghindarikecelakaan akibat jarak pandang terganggu karena debu. Sementara itu, tokoh masyarakat Kluet Tgk Saifannur menjelaskan fenomena debutersebut baru pertama kali dirasakan warga dan mengimbau masyarakat tetap tenangserta tidak terpancing hal-hal yang merugikan.Saya mengimbau masyarakat tetap tenang, dan beraktivitas seperti biasa sertamenggunakan masker saat keluar rumah," kata dia menambahkan.***4*** Oleh Azhari
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2013
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2013