Gedung IGD RSUD Munyang Kute Kabupaten Bener Meriah mengalami banyak kerusakan padahal baru saja dibangun.

Menanggapi ini Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi meninjau langsung keberadaan gedung baru tersebut, Selasa.

"Kita banyak menerima masukan tentang kondisi, dimana di ruang ini kita menemui beberapa permasalahan. Di antaranya adalah adanya kerusakan wallpaper dinding yang terlepas atau lekang, adanya kebocoran gas medis, adanya rembesan air dari atap, adanya aroma kurang sedap yang belum diketahui penyebabnya," kata Tgk Sarkawi disela kunjungannya ke RSU Munyang Kute.

Baca juga: Bupati harap jembatan Enang-Enang dibangun maksimal

Menurut Sarkawi hal itu perlu menjadi catatan penting untuk bahan perbaikan demi menunjang pelayanan di rumah sakit tersebut.

Bupati ini juga sangat menyayangkan kondisi yang terjadi karena gedung tersebut baru saja selesai dibangun dan baru diresmikan.

"Baru dua bulan digunakan kondisinya sudah seperti ini, tentu ini sangat tidak kita harapkan. Tetapi karena masih ada biaya pemeliharaan selama enam bulan yang belum dicairkan, kita sangat berharap pihak rekanan CV Nosario Pratama untuk segera memperbaikinya, karena ini merupakan fasilitas umum," tegas Sarkawi.

Sementara pihak RSUD Munyang Kute Bener Meriah melalui Kabag TU Zakaria menuturkan bahwa serah terima proyek pembangunan ruang IGD tersebut telah dilakukan pada 31 Desember 2019.

Menurutnya saat serah terima dilakukan semua dalam kondisi baik dan layak untuk di PHO.

"Tetapi tidak diketahui kenapa kondisinya bisa seperti saat ini," kata Zakaria.

Pewarta: Kurnia Muhadi

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2020