Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengumumkan, hasil pemeriksaan swab atau mengambil spesimen lendir pada hidung dan tenggorokan terhadap seorang pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) asal dari ibu kota Provinsi Aceh dinyatakan negatif COVID-19.

"Alhamdulillah, dari hasil yang kita terima, pria tersebut dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang. Hasil swab-nya keluar maghrib (kemarin)," kata Aminullah di pendopo wali kota Banda Aceh, Kamis.

Ia menyebut, hal tersebut setelah pihaknya mengkonfirmasi Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh yang menyatakan pasien pria berasal di Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, berinisial I (38), dan dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru (COVID-19) pada Rabu (27/5).

I dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 usai pulang dari Kota Medan, Sumatera Utara. Pasien tersebut mendapat perawatan di Ruang Respiratory Intensive Curative Unit (RICU) Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Usai dinyatakan positif COVID-19, lanjut dia, I pun menjalani pemeriksaan atau tes swab sebanyak dua kali. "Hasil swab sebelumnya pada Sabtu (30/5) malam, hasilnya juga negatif," tegasnya.

Pihaknya mengaku sangat bersyukuri atas hal tersebut akibat Kota Banda Aceh kembali nihil dari pasien positif corona, sehingga setiap daerah kini tengah mencoba melakukan pemulihan ekonomi dengan berlakunya aturan tatanan Normal Baru.

Data terakhir Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyebut, jumlah pasien positif COVID-19 yang sembuh menjadi tiga orang. Sedang Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 58 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih nihil atau belum adanya penambahan dari angka sebelumnya berjumlah 16 orang.

"Perlu kita syukuri, dan lagi saya ingatkan jangan cepat merasa puas. Kita tetap harus mawas diri, dan menjalankan protokol kesehatan yang disarankan oleh pemerintah," ujar Wali Kota Aminullah.

 

Pewarta: Muhammad Said

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2020