Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS meminta kepada seluruh bank syariah yang beroperasi di Aceh Barat termasuk di Aceh, agar memprioritaskan pemberian pembiayaan pinjaman bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM.

Sehingga diharapkan para pelaku usaha di Aceh dapat terus meningkatkan pendapatan dalam menjalankan usaha ditengah pandemi COVID-19, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi ditengah resesi seperti saat ini.

“Kehadiran bank syariah di Aceh kami harapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Ramli MS di Meulaboh, Senin.

Hal ini ia sampaikan usai meresmikan relokasi PT Bank Syariah Mandiri Cabang Meulaboh dari bangunan lama ke bangunan baru, Senin siang.

Menurutnya, saat ini seluruh lembaga perbankan yang beroperasi di Aceh wajib berstatus sebagai perbankan syariat, sesuai dengan rencana penerapan Qanun (Perda) Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah di Provinsi Aceh.

Sesuai dengan qanun tersebut, seluruh layanan keuangan syariah di Provinsi Aceh harus berbasis syariah dengan masa transisi layanan konvensional harus sudah beralih ke syariah pada Januari tahun 2022 mendatang.

Disisi lain, Bupati Ramli MS juga berterima kasih kepada PT Bank Syariah Madiri  yang terus berkomitmen untuk menyukseskan penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah di Provinsi Aceh.

Sehingga kehadiran lembaga perbankan tersebut diharapkan dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama untuk perkembangan ekonomi syariah yang ada di Aceh.

Selain itu, ia juga mengharapkan agar PT Bank Syariah Mandiri Cabang Meulaboh dapat bekerjasama dengan Pemkab Aceh Barat, dalam menyukseskan program Bupati Aceh Barat seperti pemberian bantuan modal usaha kepada masyarakat secara bervariasi antara Rp5 juta hingga Rp15 juta per pelaku usaha atau per kepala keluarga (KK), kata Ramli MS menegaskan.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2020