Hujan deras disertai angin kencang merobohkan tiga rumah warga di wilayah pesisir Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.
 
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 04/Bendahara, Kodim 0117/Aceh Tamiang Serda Harmiadi di Aceh Tamiang, Sabtu, mengatakan tiga rumah yang rusak tersebut berada di tiga kampung yakni, Kampung Suka Jadi, Suka Mulia dan Payah Rahat.
 
"Atap ketiga rumah tersebut rusak diterpa angin. Laporan dari datok penghulu atau kepala desa, hujan dan angin kencang terjadi Jumat (23/4) sekira pukul 20.30 WIB. Ketiga rumah yang rusak tersebut berkonstruksi permanen," kata Serda Harmiadi.
 
Serta Harmiadi menyebutkan tiga rumah rusak di desa binaannya masing-masing milik Suyanto (54), warga Desa Suka Damai, Supriadi (41), warga Desa Suka Jadi, dan Purwanto (38) warga Paya Rahat. 
 
"Malam itu juga warga sekitar saling membantu mengumpulkan puing-puing atap yang roboh," ujar prajurit TNI tersebut.
 
Camat Banda Mulia Muhammad Farij mengatakan dari laporan yang diterima, ada empat rumah yang rusak parah akibat cuaca ekstrem tersebut.
 
"Di Desa Suka Damai satu rumah dan Suka Jadi, tiga rumah. Semua kerusakan di bagian atap," kata Muhammad Farij.
 
Akibat bencana alam tersebut, ujar Muhammad Farij, para korban terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.
 
Selain di wilayah Banda Mulia, angin kencang juga melanda wilayah Manyak Payed, Aceh Tamiang. Satu rumah warga Desa Matang Cincin, Kecamatan Manyak Payed, hancur tertimpa pohon tumbang.
 
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kondisi rumah semipermanen milik Musliadi rusak berat akibat tertimpa pohon. Kerugian diperkirakan Rp20 juta," kata Koptu Andi, Babinsa Desa Matang Cincin Koramil 06/Manyak Payed, Kodim 0117/Aceh Tamiang.
 

Pewarta: Dedek

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2021