Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh menyebut sebanyak 218.871 anak di provinsi paling barat Indonesia itu telah disuntik vaksin campak rubella, selama program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Iman Murahman di Banda Aceh, Senin, mengatakan pemerintah menargetkan sebanyak 1,4 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di Tanah Rencong menerima imunisasi dosis campak rubella selama program BIAN.

“Kita masih 15,5 persen, masih sedikit. Ini tahap kedua sudah mulai awal Agustus hingga 13 September mendatang, target kita mudah-mudahan bisa tercapai 40 persen program BIAN di Aceh,” kata Iman.

Pencanangan program BIAN di Aceh mulai dilakukan pada akhir Mei lalu. Tidak hanya menyasar anak untuk mendapatkan imunisasi campak dan rubella, tatapi juga mengejar cakupan dosis polio dan DPT-HB-Hib bagi anak usia 12-59 bulan yang terlewatkan.

Ia mengatakan cakupan imunisasi campak rubella masih rendah karena masih banyak orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk mendapatkan vaksin tersebut.

Sementara, kata Iman, imunisasi penting bagi anak untuk mencegah berbagai penyakit, seperti campak rubella, pertusis, difteri, yang memang kini sudah banyak kasus di Aceh, sementara cakupan imunisasi Aceh masih rendah.

Saat ini, lanjut dia, sentral pelaksanaan imunisasi program BIAN itu terpusat di sekolah. Sebab itu pihaknya melakukan pendekatan kepada guru dan wali kelas untuk meyakinkan orang tua tentang pentingnya imunisasi bagi anak.

“Kita terus lakukan pendekatan, terutama pendekatan kepada guru dan wali kelas karena yang bisa meyakinkan orang tua adalah guru dan wali kelas,” katanya.

Iman optimis target imunisasi campak rubella dalam program BIAN tersebut bisa tercapai di Tanah Rencong.

“Mudah-mudahan bisa tercapai, terutama bisa kita genjot di daerah paling rendah, yaitu Pidie baru 0,4 persen atau 498 anak,” katanya.

Selain campak rubella, cakupan imunisasi polio tetes (OPV) sudah mencapai 51.655 anak atau 29 persen dari target 217.587 anak dan imunisasi polio suntik (IPV) baru 12.282 anak atau 5,6 persen dari target 342.614 anak.

Sementara imunisasi DPT-HB-Hib baru 19.330 anak atau 10,5 persen dari target 214.051 anak.

“Untuk polio tetes, polio suntik dan DPT-HB-Hib ini tidak terlalu banyak targetnya, mudah-mudahan bisa tercapai,” kata Iman.
 

Pewarta: Khalis Surry

Editor : Azhari


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022