Aceh Tamiang (ANTARA) - Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengimbau masyarakat untuk dapat melaporkan kondisi tumpukan lumpur bekas banjir baik di desa, rumah bahkan jalan-jalan gang agar segera dibersihkan menggunakan alat berat.

“Tolong diinformasikan wilayah mana yang masih berlumpur. Saat ini kita sudah banyak diberi bantuan alat berat dari Presiden Prabowo itu ada ratusan unit untuk kita sebarkan. Sekarang ini wilayah terparah itu Kecamatan Rantau dan Bandar Pusaka,” kata Armia Fahmi, di Aceh Tamiang, Kamis.

Armia menjelaskan, fokus pembersihan lumpur saat ini ke wilayah Rantau dan Babo Bandar Pusaka, sehingga cepat tersentuh alat berat. 

Karena, kawasan pusat pemerintahan di wilayah Karang Baru dan Kota Kuala Simpang sedang ditangani personel IPDN bersama Kementerian PU.

Baca: Pimpinan DPRK Aceh Tamiang perbaiki kantor dengan material bekas banjir

“Terutama di komplek perumahan BTN Satelit dan Kampung (Desa) Dalam ada IPDN dan Kementerian PU. Insya Allah untuk Kota Kuala Simpang dan Karang Baru sebelum bulan Ramadhan ini harus tuntas,” ujarnya.

Selain pembersihan lumpur, Armia juga meminta kepada Kementerian PU untuk membantu menangani permasalahan sampah dan pembangunan drainase kawasan Kota Kuala Simpang.

“Pertama drainase kita bisa lihat sendiri di kota sudah dibangun dengan baik. Yang kedua jalan lintas provinsi sekarang juga lagi perbaikan, dan ketiga komplek perkantoran Bupati yang penting untuk pelayanan publik,” katanya.

Ia mengakui, untuk penanganan bencana di Aceh Tamiang paling berat. Akan tetapi hari ini di sana sudah terbangun hunian sementara (huntara) lebih kurang sebanyak tiga ribu unit, dan huntap yang tersebar di sejumlah titik.

“Maka, saya harap masyarakat dapat memahami bagaimana perjuangan pemerintah dalam upaya percepatan pemulihan bencana ini," demikian Armia Fahmi.

Baca: TNI renovasi sekolah terdampak bencana di Aceh Tamiang



Pewarta: Dede Harison
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026