Gedung olahraga (GOR) yang berada di pusat Kota Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, terbengkalai

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Simeulue Jamal Abdi di Simeulue, Sabtu, mengatakan keterbatasan biaya menjadi penyebab pembangunan GOR berlantai dua tersebut terhenti.

"Kami belum ada biaya untuk melanjutkan pembangunan GOR itu," kata Jamal Abdi.

Arena olahraga yang dibangun sejak 2019 dan telah menghabiskan anggaran Rp13 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) tersebut terlihat kumuh serta dipenuhi semak belukar.

Jamal Abdi mengatakan pihaknya telah mencari anggaran guna melanjutkan pembangunan GOR tersebut. Namun, beberapa kali usulan yang dimasukkan menuai kegagalan.

"Usulan anggaran pembangunan lanjutan GOR sudah diajukan beberapa kali, belum membuahkan hasil," ucap Jamal Abdi.

Menurut Jamal Abdi, pihaknya juga mengusulkan anggaran pembangunan lanjutan GOR pada 2023 mendatang. Dan diharapkan usulan tersebut dikabulkan.

"Estimasi anggara yang dibutuhkan untuk menyelesaikan GOR tersebut sekitar Rp7 miliar," kata Jamal Abdi.

Rahman, warga Simeulue, berharap pembangunan GOR dapat kembali dilaksanakan, sehingga tidak terbengkalai seperti sekarang. 

Menurut Rahman, keberadaan GOR yang terbengkalai itu mengganggu. Sebab, GOR dikhawatirkan dijadikan tempat maksiat dan juga hal negatif lainnya.

Sejumlah kaca yang dipasang juga banyak pecah, sehingga berbahaya bagi anak sekolah yang sering bermain di bangunan tersebut, kata Rahman.

"Selain itu, GOR yang terbengkalai tersebut juga mengganggu keindahan kota. Sebab, letaknya persis di pusat kota Sinabang, ibu kota Kabupaten Simeulue," pungkas Rahman.
 

Pewarta: Ade Irwansah

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022