Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie, Aceh, menyita sepucuk senjata api laras pendek jenis pistol saat patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Rabu, mengatakan pistol tersebut merek Sig Sauer. Namun, pemilik pistol tersebut berhasil kabur saat hendak ditangkap.

"Pistol tersebut disita petugas saat patroli antisipasi gangguan kamtibmas di jalan raya Batee-Sigli, kawasan Grong-grong, Kabupaten Pidie, pada Rabu (16/11) dini hari," kata Winardy.

Perwira menengah Polda Aceh itu mengatakan senjata api laras pendek tersebut ditemukan petugas dalam ransel bersama dengan narkotika jenis ganja dan sabu-sabu.

"Saat ini, senjata api laras pendek bersama narkotika tersebut diamankan di Mapolres Pidie. Polres Pidie terus menyelidiki temuan itu guna mengungkap kepemilikan senjata api ilegal beserta narkoba tersebut," kata Winardy.

Winardy menjelaskan kronologi penyitaan senjata api laras pendek dan narkotika itu berawal ketika personel Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie melaksanakan patroli antisipasi gangguan kamtibmas di kawasan Grong-grong. 

Sekira pukul 02.15 WIB, kata Winardy, petugas melihat dua orang, seorang berdiri di pinggir jalan dengan ransel, dan seorang lagi berada di atas sepeda motor. 

"Keberadaan kedua orang tersebut mencurigakan. Melihat kedua orang itu, petugas yang patroli mendekati mereka," kata Winardy.

Namun, seorang yang di sepeda motor langsung kabur. Sedangkan seorang lagi yang memakai ransel melarikan diri ke areal pertambakan di kawasan tersebut.

Karena curiga, kata Winardy, petugas langsung mengejar orang yang lari ke tambak masyarakat. Petugas menarik hingga putus ransel yang dipakainya. Namun, orang tersebut berhasil menghilang di areal tambak tersebut.

Kemudian, petugas memeriksa isi ransel tersebut dan menemukan sepucuk pistol beserta magasin, enam bungkus narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 1,14 gram, dua paket ganja seberat 6,4 gram, rokok, dan sehelai baju kemeja lengan pendek," kata Winardy.
 

Pewarta: Muhammad HSA

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022