DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Aceh telah membuat program ngopi kebangsaan sebagai salah satu cara membantu memberikan solusi kepada pemerintah daerah terhadap permasalahan di tanah rencong. 

"DPD ikal Aceh selama ini telah berupaya maksimal memberikan kontribusi pemikiran yang mendukung program pemerintah," kata Ketua DPD IKAL Lemhanas Aceh Prof Syahrizal Abbas di Banda Aceh, Selasa malam. 

Hal itu disampaikan Prof Syahrizal Abbas dalam prosesi pelantikan pengurus DPD IKAL Aceh periode 2022-2027 di Anjong Mon Mata Meuligoe Gubernur Aceh, di Banda Aceh. 

Prof Syahrizal mengatakan, selama ini pihaknya telah melakukan berbagai aktivitas mulai dari seminar, diskusi, training wawasan kebangsaan dan berbagai kegiatan lainnya. 

Menghimpun pemikiran alumni, kata Prof Syahrizal, mereka telah menjalan program ngopi kebangsaan. Melalui wadah tersebut pihaknya mendiskusikan isu-isu strategis kebangsaan seperti politik, ekonomi, lapangan kerja, energi, lingkungan, pangan, kesehatan, kehidupan sosial dan lainnya.

"Hasil diskusi ngopi kebangsaan itu dirumuskan dalam bentuk rekomendasi yang kemudian disampaikan kepada pemerintah daerah, gubernur Lemhanas dan berbagai pemangku kepentingan lainnya," ujarnya.

Prof Syahrizal menegaskan, DPD IKAL Aceh periode 2022-2027 akan bergerak cepat untuk memberikan kontribusi terhadap Aceh. Membantu pemerintah Aceh dalam rangka mewujudkan pembangunan. 

Contoh konkrit, lanjut Prof Syahrizal, pihaknya baru saja melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan ikatan alumni kepamongprajaan Aceh, Peradi, hingga perhimpunan sarjana pertanian Indonesia. 

"Sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimiliki, IKAl Aceh juga membicarakan isu-isu kebangsaan yang menjadi perhatian Pemerintah Aceh seperti kemiskinan, stunting ketahanan pangan, energi dan lain-lain," katanya.

Dalam kesempatan ini, guru besar UIN Ar-Raniry itu juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Aceh dan seluruh unsur Forkopimda, serta pemangku kepentingan lainnya. 

"Sehingga IKAl Aceh benar-benar dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara untuk masa yang akan datang," demikian Prof Syahrizal Abbas.

 

Pewarta: Rahmat Fajri

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022