Empat orang pria diduga pelaku pencurian ternak sapi babak belur diamuk massa hingga harus dilarikan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Aceh Tamiang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Informasi diperoleh komplotan pencuri tersebut diringkus aparat kepolisian dari tempat persembunyian kawasan perkebunan kelapa sawit PT Mapoli Raya Seruway berbatasan antara Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Benar, pelaku pencurian sapi di Seruway kemarin telah ditangkap, berjumlah empat orang. Kita juga telah upayakan penanganan medis dan pemeriksaan kesehatan kepada para pelaku di rumah sakit umum setelah sempat dihakimi massa, sebelum kami serahkan ke Polres Aceh Tamiang untuk diproses lebih lanjut," kata Kapolsek Seruway Iptu Yussyah Riandi di Aceh Tamiang, Minggu

Yussyah memaparkan seorang pelaku ditangkap pada pukul 08.00 WIB, saat keluar dari kebun sawit untuk membeli makanan ke perkampungan.

Baca juga: Warga bakar mobil komplotan pencuri sapi di Aceh Tamiang

"Pelaku yang pertama kali ditangkap berinisial G. Dia disergap di jalan Desa Sidodadi, Kecamatan Seruway setelah sebelumnya bertemu dengan petugas security PT Mapoli Raya atas nama Sulaiman," sebutnya. 

Sebelum polisi tiba G sempat dihakimi massa, kemudian baru dibawa ke Mapolsek Seruway. Kepada petugas G buka suara bahwa ketiga orang rekannya masih bersembunyi di areal perkebunan kelapa sawit PT Mapoli Raya.

Dari informasi tersebut polisi bergerak ke lokasi persembunyian untuk mengamankan tiga orang lainnya. Ternyata kerumunan warga sudah duluan mengetahui dan menemukan para pelaku. Warga yang emosi langsung menghujani bogem mentah ke wajah pelaku.

Meski jumlah terbatas personel Polsek Seruway berusaha mengamankan para pelaku dari amuk massa dengan meletuskan  tembakan peringatan ke udara sembari membawa tiga pelaku ke Mapolsek Seruway.

"Identitas empat orang pelaku G (27), AS (34), JPA (31) dan S (35). Semuanya warga Kabupaten Langkat Sumatera Utara," ungkap Iptu Yussyah Riandi.

Dijelaskan Yussyah Riandi ke empat orang yang ditangkap merupakan pelaku pencurian sapi yang mobilnya sempat dibakar warga Desa Air Masin, Kecamatan Seruway pada Sabtu (17/12) waktu subuh.

Dalam waktu 1x24 jam polisi berhasil mengamankan kawanan spesialis pencuri ternak sapi yang selama ini meresahkan masyarakat Seruway.

Sebelumnya para pelaku menggunakan mobil rental Toyota Avanza BK 1811 RK mencuri se ekor lembu/sapi. Aksi mereka dipergoki warga dan dikejar hingga mobil pelaku terbalik menabrak batu yang sengaja ditumpuk warga di tengah jalan.

"Awalnya empat orang pelaku berhasil melarikan diri ke dalam perkebunan sawit dan bersembunyi semalaman di kebun tersebut sebelum keesokan harinya ditangkap," tukas Kapolsek.

Pewarta: Dede Harison

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022