Meulaboh (ANTARA Aceh) - Pemerintah menetapkan tiga desa di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, sebagai pilot projek Program Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT) oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Barat Muhammad Iqbal, di Meulaboh, Jumat, mengatakan, tiga desa tersebut meliputi Desa Pasir, Desa Ujong Kalak dan Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan dengan enam program prioritas.
"Aceh Barat terpilih sebagai salah satu daerah pelaksana program ini PKPT ini dari 26 kabupaten/kota di Indonesia. Dari setiap desa yang terpilih ini memiliki program kegiatan masing-masing sesuai kearifan lokal," katanya.
Iqbal menjelaskan, PKPT tersebut meliputi enam kegiatan yang mana untuk perencanaan sampai kepada pelaksanaan di lapangan sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat atau kelompok desa terpilih dengan alokasi dana dari pemerintah pusat.
Enam kegiatan pembinaan tersebut yakni, meliputi Bina lingkungan dan infrastruktur, Bina kelembagaan, Bina sumber daya, bina usaha, Bina manusia kemudian Bina siaga bencana dan perubahan iklim.
Iqbal menjelaskan, dari keenam kegiatan program tersebut masing-masing kelompok dalam satu desa memilih kegiatan sesuai dengan yang diusulkan dalam Rencana Kegiatan (RK-PKPT) untuk masa lima tahun kedepan.
"Program ini menyentuh langsung ke masyarakat, kita pemerintah daerah hanya sebagai bagian dari tim pembinaan. Program ini masih bergulir hingga 2017 dan saat ini sedang berjalan beberapa kegiatan dan ada pula yang sudah berhasil dikerjakan," sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan, untuk di Kabupaten Aceh Barat program dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI itu telah bergulir sejak 2015 hingga 2017, program yang dilaksanakan tersebut telah berdampak nyata bagi penerima manfaat yakni masyarakat pesisir.
Beberapa yang telah berhasil dilaksanakan seperti di Desa Pasir dengan kegiatan bina siaga bencana dan perubahan iklim yakni pembangunan sumur cincin untuk penahan ombak, termasuk pengembangan pondok wisata dan pemugaran tugu tsunami.
Sementara untuk kelompok masyarakat Desa Ujong Kalak mereka telah berhasil membangun Barbapa beton serta tempat pengolahan ikan kayu, kemudian kelompok Desa Suak Indra Puri telah berhasil membangun pos pengawasan dan taman pantai.
"Termasuk saat kunjungan Ditjen PRL-KKP baru-baru ini meninjau langsung ketiga desa kita di Aceh Barat. Dengan program ini juga akan semakin membuat masyarakat produktif, terutama menyangkut kegiatan bina usaha," katanya menambahkan.
Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2016