Meureudu (ANTARA Aceh) - Anggota TNI terus dikerahkan untuk membantu pembersihan reruntuhan gempa Aceh di beberapa lokasi yang terparah kerusakannya antara lain di Kabupaten Pidie Jaya, Pidie maupun Kabupaten Bireun.
Komandan Korem 011 Lilawangsa Kolonel Inf. Agus Firman Yusmono, yang didampingi oleh Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 011/Lilawangsa, Letkol Inf Yogi Bahtiar di Meuredu, Senin, mengatakan terus mengerahkan personil tambahan untuk membantu warga dalam pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan akibat gempa.
"Pasukan tambahan yang dikerahkan tersebut, dalam upaya untuk membantu membersihkan reuntuhan bangunan pasca gempa, terutama rumah warga dan fasilitas umum maupun tempat-tempat yang terkena bencana gempa," ujar Danrem.
Pasukan tambahan yang dikerahkan berjumlah sebanyak 300 personel TNI yaitu Dua Satuan Setingkat Kompi (2 SSK) dari Satuan Marinir Jakarta dan Satu Satuan Setingkat Kompi (1 SSK) dari Bataliyon Zeni Kontruksi (Yonzikon) 14.
"Ini adalah tugas kita sebagai TNI, yaitu tentaranya rakyat Indonesia. TNI harus selalu siap membantu kesulitan rakyatnya, seperti musibah yang terjadi sekarang," terang Kolonel Agus Firman Yusmono.
Pasukan tambahan dari satuan Yonzikon 14 dan Marinir Jakarta itu dipusatkan di lokasi Bumi Pramuka Trieng Gadeng supaya mudah dalam melaksanakan tugasnya dan dapat memberi kenyamanan kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah gembah, pungkas Danrem 011/Lilawangsa.
Sementara itu, pada hari pertama terjadinya gempa, sebagaimana dikatakan oleh Kepala Penerangan Korem 011 Lilawangsa Mayor Inf. Nasrun Nasution, pihak TNI terus melakukan kegiatan pertolongan kepada warga yang menjadi korban gempa, terutama di daerah yang rusak parah akibat gempa di Kabupaten Pidie Jaya.
Anggota TNI diwilayah setempat dikerahkan semua untuk melakukan penanganan darurat kondisi gempa, baik yang ada di Kodim Pidie, maupun dari Kompi atau batalyon TNI yang ada di wilayah setempat.
Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2016