Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Gampong Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Syahrul Liswadi meninggal dunia, yang diduga akibat kelelahan dalam menjalankan tugas.

“Ia benar, salah seorang anggota kita yaitu Ketua KPPS Gampong Kuta Bak Drien, saudara Syahrul Liswadi telah berpulang (meninggal dunia, red),” kata Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Abdya Iswandi di Blangpidie, Jumat.

Ia mengatakan Syahrul Liswadi meninggal dunia pada Kamis (15/2) kemarin. Syahrul merupakan salah satu anggota KIP Abdya yang bertugas sebagai ketua KPPS di desa atau gampongnya. 

Baca: Kelelahan hitung suara Pemilu, petugas KPPS di Bener Meriah meninggal

Pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Syahrul. Namun, ia menduga Syahrul meninggal dunia akibat kelelahan dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilihan umum.

“Sebelumnya almarhum memang sudah sakit. Dua hari sebelum hari pemungutan dan perhitungan suara, almarhum sudah masuk ke salah satu rumah sakit di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Almarhum dikabarkan menderita sakit lambung,” kata Iswandi.

Baca: Pemkab Aceh Barat operasikan 15 ambulans pantau kesehatan KPPS
Kendati demikian, menurut dia, Syahrul tetap bersemangat untuk menjalankan tugas sebagai ketua KPPS di gampongnya. Ia bahkan sempat mengikuti rapat koordinasi dengan KIP Abdya sehari sebelum hari pemungutan suara.

“Almarhum adalah sosok yang sangat berdedikasi dan bertanggung jawab. Ia tidak mau mengecewakan masyarakat dan KIP Abdya. Ia tetap berusaha untuk melaksanakan tugasnya dengan baik, meski kondisinya tidak fit,” ujarnya.

Iswandi mengatakan anggota KIP Abdya juga telah mengunjungi rumah duka dan memberikan santunan kepada keluarga almarhum. KIP menyampaikan terima kasih kepada Syahrul atas pengabdian sebagai penyelenggara pemilu.

Baca: Dinkes Aceh Timur siagakan tenaga medis untuk petugas pemilu

“Kita dari KIP Abdya turut berduka cita atas meninggalnya salah satu saudara kita ketua KPPS Gampong Kuta Bak Drien. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuta Bakdrien, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya, Zulkifli mengatakan bahwa Syahrul meninggal dunia pada Kamis (15/2) kemarin di gampongnya.

“Iya benar, almarhum masuk rumah sakit sehari sebelum hari pencoblosan. Selain ketua KPPS, almarhum juga sebagai sekretaris desa Kuta Bakdrien,” ujarnya.

Baca: 50 paramedis disiagakan jaga kesehatan KPPS Pemilu di Nagan raya
 

Pewarta: Suprian

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024