Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengoperasikan 15 unit armada ambulans guna melakukan pemantauan terhadap penyelenggara Pemilu 2024, khususnya terhadap Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang tersebar di 639 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 12 kecamatan di kabupaten setempat.

“Armada ambulans ini kita operasi kan bersamaan dengan mengerahkan paramedis yang bertugas secara bergantian,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaidah kepada ANTARA di Meulaboh, Kamis.

Ia menyebutkan, jumlah paramedis yang dikerahkan untuk melakukan pemantauan kesehatan KPPS di Kabupaten Aceh Barat berjumlah sebanyak 45 orang, dengan jumlah Puskesmas yang disiagakan sebanyak 13 Puskesmas.

Syarifah Junaidah mengatakan hingga Kamis siang, pihaknya belum menemukan adanya laporan gangguan kesehatan yang dialami oleh petugas KPPS di daerah itu, meski telah melaksanakan tugas pemungutan dan penghitungan suara sejak Rabu 14 Februari 2024.

Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat mengimbau kepada petugas KPPS atau penyelenggara Pemilu yang memiliki gangguan kesehatan saat bekerja, agar dapat melakukan pemeriksaan kesehatan kepada petugas di Puskesmas terdekat atau menghubungi petugas kesehatan di wilayah masing-masing.

Hal ini diharapkan kondisi kesehatan petugas KPPS selalu terjaga dengan baik, dan segera mendapatkan penanganan medis apabila kelelahan dalam bertugas.

Pihaknya juga mengimbau kepada petugas KPPS agar dapat menjaga pola makan sebelum melaksanakan tugas, dan mengkonsumsi multivitamin sehingga dapat menjaga kebugaran selama bertugas.

“Kami memastikan semua petugas kesehatan di Puskesmas Aceh Barat selalu siaga dan siap membantu masyarakat dan KPPS apabila membutuhkan bantuan layanan kesehatan,” demikian Syarifah Junaidah.

Baca juga: KIP benarkan surat suara DPRK kota lain terselip di TPS Nagan Raya
 

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024