Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan luas kebakaran hutan lahan yang saat ini sudah mampu ditangani oleh tim gabungan di daerah tersebut sudah mencapai seluas 41,4 Ha (hektare) dari total luas kebakaran lahan secara keseluruhan mencapai 57,7 Ha.
 
“Alhamdulillah, luas karhutla yang sudah tertangani mencapai 41,1 Ha,” kata kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald, Selasa.

Ada pun luas lahan yang sudah berhasil dilakukan pemadaman api diantaranya di Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Desa Suak Raya seluas 9,5 Ha, Desa Lapang (Ujung Beurasok) seluas 8,5 Ha, Desa Suak Nie seluas 9 Ha, serta Desa Aron Baroh Kecamatan Woyla Seluas 0,5 Ha.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat tetapkan status darurat bencana kebakaran lahan
 

Di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat luas kebakaran lahan yang saat ini sudah selesai sepenuhnya ditangani diantaranya di Desa Alue Peunyareng seluas 1 Ha, Desa Ujong Tanoh Darat (lokasi 1) seluas 0,5 Ha dan lokasi dua seluas 0,5 Ha. 

Kemudian di Desa Blang Luah, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat luas kebakaran hutan dan lahan yang sudah berhasil ditangani seluas 3.9 Ha, serta di Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI, luas lahan yang sudah berhasil dilakukan upaya pemadaman seluas 8,5 Ha.

BPBD Aceh Barat mencatat untuk sementara luas kebakaran lahan yang saat ini masih tersisa sekitar 16,3 Ha yang tersisa di sejumlah kecamatan di kabupaten setempat.

Ada pun unsur yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat diantaranya personel damkar Mako BPBD Aceh Barat, personel damkar Kecamatan Woyla, personel damkar Kecamatan Meureubo, personel damkar Kecamatan Kaway XVI, personel damkar Kecamatan Arongan Lambalek.

Kemudian personel Manggala Agni Sibolangit Balai Dalkarhut Sumatera, prajurit TNI dari Kodim 0105 Aceh Barat, prajurit TNI dari Yonif 116 Garda Samudra, personel Polres Aceh Barat, personel KPH Wilayah IV Aceh, personel  DLHK Provinsi Aceh, serta masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Teuku Ronald mengatakan kencang nya tiupan angin di lokasi kebakaran menyebabkan upaya pemadaman menjadi terkendala, dan minim nya sumber air di sekitar lokasi kebakaran juga menjadi tantangan petugas dalam melakukan upaya pemadaman api di setiap lokasi.

Baca juga: Aceh Barat bentuk komando tanggap darurat bencana karhutla

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026