Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menargetkan pembangunan enam unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di kawasan Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, rampung bulan ini.

“Target nya sebelum Idul Fitri ini, masyarakat korban bencana sudah bisa menempati huntara,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronald di Aceh Barat, Senin.

Pada Selasa (10/3) pekan lalu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga telah meresmikan penggunaan enam unit hunian sementara yang telah selesai dibangun oleh BNPB, bagi enam kepala keluarga (KK) di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, kabupaten setempat.

Teuku Ronald mengatakan pembangunan huntara bagi masyarakat korban bencana hingga saat ini masih terus dipacu, sehingga diharapkan saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tiba, seluruh penyintas bencana tidak ada lagi yang tidur di tenda atau mengungsi di rumah sanak saudara.

Baca: Jelang Idul Fitri, korban bencana di Aceh Barat mulai tempati huntara

“Targetnya, seluruh unit huntara di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, akan diselesaikan dalam bulan ini juga,” katanya menambahkan.

Untuk menjamin kenyamanan dan kelayakan hidup para penghuni, setiap unit huntara juga dilengkapi dengan peralatan pendukung kehidupan dasar seperti tempat tidur, kompor, alat memasak, serta sejumlah peralatan pendukung dan alat-alat lainnya agar masyarakat terfasilitasi dengan memadai.

Ia menyebutkan, bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, di antaranya BNPB, BPBD Aceh Barat, Baitul Mal Aceh Barat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak 122 unit rumah di sejumlah kecamatan di Aceh Barat, terdampak banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

Ada pun rincian kerusakan rumah yang dialami oleh masyarakat diantaranya sebanyak 49 unit rusak berat, 24 unit rusak sedang, serta 49 unit dinyatakan rusak ringan.

Baca: BNPB pacu pembangunan huntara di pedalaman Aceh Barat

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026