Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue melalui Dinas Pertanian dan Pangan membantu petani di kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh tersebut mengatasi hama walang sangit yang menyerang tanaman padi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue Ibnu Saadan di Simeulue, Selasa, mengatakan bantuan diberikan setelah ada laporan padi petani di Desa Lamayang, Kecamatan Simeulue Tengah, diserang hama walang sangit.

"Kami membantu petani di Desa Lamayang mengatasi hama padi. Adapun bantuan yang diberikan berupa obat-obatan pertanian. Kami berharap bantuan tersebut membantu petani mengatasi hama walang sangit," katanya.

Ibnu Saadan mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan secara detail terkait jumlah luas lahan pertanian di Kabupaten Simeulue yang mengalami serangan hama walang sangit atau hama padi lainnya. 

Meski demikian, kata dia, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue terus memberikan dukungan kepada petani dalam menangani dan mengatasi hama padi. 

"Kami memastikan terus membantu petani apabila mengalami kendala pertanian seperti serangan hama dan lainnya. Bantuan yang diberikan juga disesuaikan dengan persediaan obat-obatan," kata Ibnu Saadan.

Baca: Pemkab Simeulue targetkan 9.452 hektare sawah ditanami padi

Sementara itu, kalangan petani di Desa Lamayang, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, melakukan penyemprotan massal guna mengendalikan hama walang sangit yang menyerang padi mereka.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Lamayang Kudri mengatakan penyemprotan hama padi tersebut dilakukan di tiga lokasi persawahan yakni, Blang Ubud, Blang Torong, dan Blang Singangam. 

"Penyemprotan ini merespons keluhan petani terkait serangan hama walang sangit. Penyemprotan sebagai langkah pencegahan agar padi petani tidak diserang hama walang sangit," katanya.

Ia mengatakan penyemprotan hama walang sangit mendapat dukungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Simeulue dengan memberikan bantuan pestisida atau racun mengendalikan hama.

"Kami memberikan arahan dalam penggunaan racun hama itu agar penggunaannya sesuai dengan aturan atau takaran. Kami juga mengingatkan petani memakai alat pelindung diri saat menyemprot hama," kata Kudri.

Mansurudin, petani Desa Lamayang menyampaikan terima kasih atas dukungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Simeulue memberikan bantuan untuk petani guna mengantisipasi hama walang sangit yang menyerang padi mereka.

"Kami berharap bantuan obat tersebut dapat mengatasi serangan hama walang sangit, sehingga produksi padi tetap optimal dan hasil panen tidak menurun," kata Mansurudin.

Baca: Simeulue buka 7.010 hektare sawah baru

Pewarta: Ade Irwansah

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026