Banda Aceh (ANTARA) - Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Aceh mengharapkan pemerintah dapat memutakhirkan data penyandang disabilitas di seluruh wilayah provinsi ujung barat Indonesia tersebut.
Ketua PPDI Aceh Hamdanil di Banda Aceh, Jumat, mengatakan pemutakhiran data tersebut penting bagi disabilitas karena menyangkut desil atau pengelompokan kesejahteraan dalam mendapatkan pelayanan dan jaminan sosial seperti kesehatan.
"Pemutakhiran ini penting, terutama bagi penyandang disabilitas yang saat ini tercatat dalam Desil 5, 6, 7, dan 8. Kami berharap pemerintah segera verifikasi dan validasi terhadap pembaruan desil kalangan disabilitas," katanya.
Ia menyebutkan proses pembaruan data dapat dilakukan melalui operator SIKS-NG di tingkat gampong, kemudian diteruskan ke Dinas Sosial kabupaten/kota melalui sistem yang telah tersedia.
Menurut dia, penerapan sistem desil saat ini masih belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Banyak disabilitas masuk kategori desil menengah.
Padahal sekitar 80 persen di antaranya tidak memiliki penghasilan tetap dan masih hidup di bawah garis kemiskinan. Oleh karena itu, kami berharap adanya pemutakhiran data agar mereka dapat masuk Desil 1 dan 2, kata Hamdanil.
"Dengan masuknya pada Desil 1 dan 2, lebih mudah kalangan disabilitas mengakses berbagai bantuan pemerintah maupun swasta, seperti bantuan sembako dan program sosial lainnya," katanya.
Sementara itu, Ketua I PPDI Aceh Ali Efendy mengatakan akurasi data merupakan kunci utama penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Ketidaksesuaian data, tidak hanya berpotensi menghambat akses bantuan bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan, tetapi juga menimbulkan ketimpangan dalam distribusi program kesejahteraan sosial di masyarakat.
"Kami mendorong adanya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah gampong, pemerintah kabupaten kota, hingga pemerintah provinsi, agar proses pemutakhiran data berjalan efektif dan berkelanjutan," kata Ali Efendy yang juga Koordinator Wilayah Barat Selatan PPDI Aceh.
PPDI Aceh juga menyampaikan harapan besar agar pemerintah dapat memberikan perhatian dan kebijakan yang lebih inklusif di berbagai sektor kepada penyandang disabilitas.
"Dukungan tersebut diharapkan mampu meringankan beban hidup penyandang disabilitas yang kerap menghadapi berbagai risiko sosial," kata Ali Efendy.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026