Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Azhari mendorong aparatur desa untuk mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat di seluruh provinsi paling barat Indonesia ini.

"Jadi sekarang kita melihat kegiatan ekonomi melalui BUMDes itu mulai tumbuh di desa. Saat ini ada sekitar 900 kegiatan BUMDes itu yang sifatnya inovasi, diantaranya ada yang sudah sangat bagus," katanya, di Banda Aceh, Selasa.

Dia menjelaskan, Aceh memiliki BUMDes sebanyak 5.826 dari total 6.497 gampong (desa) yang ada di seluruh Aceh. Kata dia, hingga saat ini masih ada 672 gampong lagi yang belum memiliki BUMDes.

Dikatakan Azhari, mayoritas dari BUMDes tersebut sekitar 2.500 BUMDes masih pada tingkat rintisan, artinya secara kelembagaan sudah terbentuk namun badan usaha tersebut belum memiliki omset. Begitu juga dengan kegiatannya selama ini ada yang berjalan dan juga ada yang tidak aktif sama sekali.

"Tapi umumnya mayoritas hanya lebih kurang 115 BUMDes yang sudah berkembang, artinya sudah memiliki omset dan sudah menghasilkan PAG (Pendapatan Asli Gampong) itu. Jadi 672 yang belum punya BUMDes ini akan terus kita dorong untuk membentuknya," kata dia.

Selain itu, menurut Azhari, apa yang menjadi sebab hampir seluruh desa di Aceh memiliki BUMDes, tetapi tidak produktif. Kata dia, sebelum adanya dana desa maka di Aceh terdapat dana Bantuan Keuangan Pembangunan Gampong (BKPG). Jadi setiap gampong yang ingin mendapatkan dana tersebut maka salah satu syaratnya yaitu gampong harus memiliki BUMDes.

"Beberapa tahun berjalan dana BKPG itu maka lahirlah BUMDes kita sebanyak 5.826 ini. Kemudian setelah itu tidak ada pembinaan secara berkesinambungan, maka sekarang ini kita lihat (BUMDes) salah satu potensi yang harus kita kembangkan," kata dia.

Kemudian, Azhari menjelaskan, untuk mengoptimalkan peran BUMDes, pihaknya akan mengambil beberapa badan usaha yang telah berkembang tersebut untuk dijadikan pilot project, dalam mendorong semua BUMDes yang ada di Aceh bisa ikut berkembang.

"Pada 2020 nanti kita kerjasama dengan Dinas Sosial Aceh dan Bank BRI untuk penyaluran rastra non tunai. Jadi ini kita sepakat akan manfaatkan BUMDes ini di setiap desa, minimal sudah ada satu kegiatan rutin di desa melalui BUMDes," katanya.


 



Pewarta: Khalis Surry
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026