Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, dr Azharuddin, di Banda Aceh, Selasa, membenarnya empat hasil swab spesimen tenggorokan PDP dari RSUD Zainoel Abidin dan RSUD Cut Meutia Kota Lhokseumawe tersebut.
Baca juga: Forkopimda Aceh selaraskan program penanganan COVID-19
"Iya benar, hari ini keluar hasil swab empat orang warga Aceh negatif COVID-19," katanya.
Mereka yang negatif hasil swab, yakni pria berinisial IZ (54) yang berprofesi sebagai dokter dan perempuan berinisial AS (49). Mereka berdua sempat dirawat di RSUD Cut Meutia Kota Lhokseumawe.
Baca juga: Ombudsman imbau warga Aceh agar perlakukan ODP corona secara bersahabat
Berdasarkan hasil tes cepat COVID-19, dua warga Lhokseumawe tersebut dinyatakan positif, dan akhirnya terkonfirmasi negatif terjangkit virus corona berdasarkan swab dari laboratorium PCR.
Sebanyak dua PDP lainnya, yakni TGN (37) dan MJ (33), keduanya perempuan berasal dari Kota Banda Aceh. Keduanya ditetapkan status PDP di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, setelah dirujuk dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.
Baca juga: Cegah corona, penjagaan di perbatasan Aceh dan Sumut diperketat
Azharuddin mengimbau masyarakat Aceh untuk tetap waspada dan tidak menganggap kondisi "Tanah Rencong" telah aman hanya karena semua pasien positif COVID-19 telah dinyatakan sembuh.
Pasien terakhir yang sembuh dari positif COVID-19 di Aceh berinisial AJ, warga Banda Aceh yang telah menjalani perawatan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh sekitar 20 hari.
Dengan begitu, dari lima orang positif COVID-19 di daerah "Serambi Mekkah" tersebut, empat di antaranya telah sembuh dan satu orang meninggal dunia saat status masih PDP, hingga kemudian terkonfirmasi positif.
Pewarta: Khalis SurryEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.