Banda Aceh, 22/7 (Antaraaceh) - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memantau titik rawan baik kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas, terutama di jalur mudik Idul Fitri 1435 Hijriah
"Titik-titik rawan ini dipantau terus menerus. Di titik rawan ini juga didirikan pos pengamanan dan pelayanan terpadu yang melibatkan TNI/Polri, Jasa Raharja, serta Dinas Perhubungan," kata Kepala Polda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi di Banda Aceh, Selasa.
Menurut Kapolda, titik rawan tersebut sama dengan lebaran tahun lalu. Selain titik rawan kejahatan, kepolisian juga memantau titik rawan kecelakaan lalu lintas.
Jenderal bintang dua itu menyebutkan, Polda Aceh menyiapkan dua per tiga personel untuk pengamanan Idul Fitri 1435 Hijriah. Pengamanan ini dilakukan bersamaan dengan pengamanan pemilu presiden.
"Walau pengamanan pemilu presiden difokuskan di Jakarta, namun kita di Aceh tetap dalam keadaan siaga satu. Jadi, pengamanan pemilu presiden ini bersamaan dengan pengamanan Idul Fitri 1435," katanya.
Khusus untuk pengamanan Idul Fitri, kata Irjen Pol Husein Hamidi, Polda Aceh mengerahkan sekitar 600 personel. Personel Polda Aceh ini akan dibantu personel Polres dan jajarannya di seluruh Aceh.
Untuk pengamanan lebaran, Kapolda Aceh menyebutkan pihaknya sudah menggelar apel gabungan Operasi Ketupat Rencong 2014. Apel gabungan ini untuk memastikan kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.
Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi menyebutkan, khusus untuk pengamanan lebaran, Operasi Ketupat Rencong berlangsung dua pekan, mulai 22 Juli hingga 6 Agustus.
"Untuk saat ini, Aceh dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, paling tidak di lingkungan masing-masing," kata Irjen Pol Husein Hamidi. (Haris)


Editor : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026