Banda Aceh, 18/9 (Antaraaceh) - Badan Pekerja Persiapan Agenda Rakyat (BPP– AR) Wilayah Aceh telah dibentuk untuk menjembatani aspirasi rakyat dengan Pemerintah Joko Widodo(Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

"Kami adalah bagian dari BPP–AR nasional yang diberimandat melalui SK.No.001/SK/BPP – AR/IX/2014 yang ditanda-tangani oleh Ketua Umum Jonacta Yani dan Sekjen Dodi Ilham," kata Koordinator Steering Committee BPP-AR  Wilayah Aceh, Razali Ismail Ubit di Banda Aceh, Kamis malam.

Didampingi Ketua Organizing Committee Hamdan Budiman, di jelaskan badan pekerja itu  lahir dari unsur relawan pendukung Jokowi–JK yakni, Projo dan We Love Jokowi serta kedepan khususnya di Aceh diharapkan semua relawan dan tokoh – tokoh masyarakat Aceh dapat menyusun agenda bersama.

"Agenda yang diharapkan adalah merekomendasikan persoalan-persoalan yang fundamenal dan urgen untuk segera ditindak lanjuti oleh pemerintah Jokowi– JK sesuai dengan visi-misi, dan janji politiknya," kata Razali Ubit.

Tugas BPP AR, kata dia menggali dengan berbagai metode, aspirasi rakyat Aceh dan kemudian program-program yang sesuai dengan kehendak masyarakat yang akan drekomendasikan kepada Pemerintah Jokowi– JK.

Joko Widodo-Jusuf Kalla merupakan presiden terpilih pada Pemilihan umum presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014.

Razali menjelaskan, agenda rakyat Aceh yang telah dirumuskan bersama diharapkan menjadi pijakan bagi pemerintah Jokowi –JK  dalam menjalankan  program-program selama lima tahun kedepan. Selain itu, BPP AR  juga akan mengawasi jalannya pemerintah Jokowi – JK.

Sementara itu, Ketua Kepanitiaan BPP AR  Haziman R, mengatakan agenda yang akan diperjuangkan sebagai langkah awal pemerintahan Jokowi-JK adalah  terkait dengan isu-isu seperti masalah turunan Undang Undang Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

"Yang jelas, kita akan menjembatani aspirasi masyarakat Aceh untuk pemerintahan Jokowi-JK. Harapan kita tentunya Aceh kedepan akan lebih baik dan sejahtera dibawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya menambahkan.

Pewarta : Azhari


Editor : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026