Menurutnya banyak sisi yang harus diteladani dari sosok Nabi Besar Muhammad SAW mulai dari bersikap, berpikir dan berbuat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertema "Mari kita wujudkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara". Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Rabu (11/11).
"Dengan momen Maulid Nabi Muhammad SAW ini, maka kita harus i'tibar (mengambil pelajaran dari sesuatu hal), bahwa keteladanan Rasulullah adalah yang paling patut dicontoh,"katanya.
Ia meminta kepada seluruh pengurus FKBN Aceh agar dapat menerapkan keteladanan Rasulullah untuk memperbaiki diri sendiri, keluarga, kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
"Kita harus meneladani sikap dan sifat Rasulullah, kemudian diaplikasikan ke kehidupan berbangsa dan bernegara,"kata Azhari.
Ia menyebutkan bahwa saat banyak terjadi pergeseran moral dan budaya, sehingga perlu mengambil kembali apa yang dimiliki oleh negara yaitu Pancasila sebagai dasar ideologi, khusus sila kesatu yaitu "Ketuhanan yang Maha Esa".
Dikatakannya, sejak awal berdirinya FKBN ini pihaknya telah memfokuskan pada upaya merujuk untuk bersatu dan membangun bangsa dalam bingkai NKRI.
"Dengan keteladanan Rasulullah diharapkan masyarakat Indonesia bisa berakhlakhul Qarimah,"katanya.
Pewarta: Dedy SyahputraUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.