Meulaboh (ANTARA) - Sejumlah masyarakat dan nelayan di Desa Teupin Peuraho Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat, kini mulai mengembangkan perahu ramah lingkungan yang terbuat dari drum plastik bekas.

“Pengembangan perahu dari drum plastik bekas ini sangat ramah lingkungan, karena tidak menghabiskan kayu dalam jumlah besar untuk bisa membuat sebuah perahu,” kata Panglima Laut Kabupaten Aceh Barat Amiruddin di Meulaboh, Sabtu.

Menurutnya, timbulnya ide pembuatan perahu tersebut disebabkan karena beberapa faktor diantaranya sulitnya nelayan mendapatkan kayu kualitas bagus, sebagai bahan dasar membuat perahu.

Kemudian hal tersebut juga dipengaruhi dengan mulai berkurangnya kayu di kawasan hutan produksi, sehingga nelayan memilih untuk membuat perahu dari drum bekas dan ramah lingkungan.

Amiruddin menjelaskan harga satu unit perahu hasil kerajinan masyarakat di Desa Teupin Peuraho Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat tersebut, dijual berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp5,5 juta per unitnya.

“Perahu-perahu tersebut sangat cocok digunakan bagi nelayan yang mencari ikan di sungai atau di sekitar bibir pantai saja, karena bahan bakunya ringan dan sangat aman dibandingkan perahu yang terbuat dari kayu,” kata Amiruddin menambahkan.

Selain murah, perahu tersebut juga praktis dalam pembuatan karena tidak membutuhkan waktu yang lama.

Agar usaha tersebut dapat berkembang, Lembaga Adat Panglima Laut Kabupaten Aceh Barat mengharapkan kepada pemerintah daerah setempat, agar melakukan pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat di daerah ini untuk memberikan pendampingan.

Sehingga diharapkan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan tersebut diharapkan dapat mengembangkan usaha kecil masyarakat, sekaligus mengembangkan potensi daerah guna meningkatkan usaha dan perekonomian masyarakat termasuk nelayan.

“Kami juga berharap usaha ini mendapatkan prioritas dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, sehingga nantinya usaha tersebut dapat semakin berkembang luas,” kata Amiruddin mengharapkan.
 

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026