Banda Aceh, 27/12 (Antaraaceh)  – Himpunan Pengusaha Muda (HIMPI) Provinsi Aceh bekerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan HIPMI Perguruan Tinggi (PT) akan menggelar seminar wirausaha gratis bagi mahasiswa dan masyarakat dengan menghadirkan 3 COE nasional di Banda Aceh, Senin (29/12).

Tiga CEO itu, Bayu Priawan Djokosetono (CEO Bluebird Group), Bahlil Lahadalia (CEO Rifa Capital), Andhika Anindyaguna (CEO Sugih Energy. Seminar akan dibuka secara resmi oleh Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal.

“Acara ini bertujuan untuk memberi motivasi dan menjadikan virus bagi mahasiswa dan masyarakat Aceh sebagai enterpreneur, agar mahasiwa tidak lagi berfikir setelah selesai kuliah harus menjadi PNS. Seakan-akan dunia runtuh, jika selesai kuliah tidak menjadi PNS”, ujar ketua panitia, Yudi Syukran.

Yudi menambahkan, menjadi seorang pengusaha harus berbasis pada knowledge based. Pengusaha yang baik adalah pengusaha yang selalu belajar dimanapun dan kapanpun. Makanya, kami menghadirkan tokoh muda pengusaha nasional, untuk menginspirasi masyarakat dan mahasiswa Aceh untuk menjadi pengusaha handal kedepan.

HIPMI Provinsi Aceh, telah membentuk HIPMI Perguruan Tinggi (PT). “Tujuannya kegiatan HIPMI Goes TO Campus adalah merektrut dan membina jiwa bisnis anak-anak muda terutaam mahasiswa di Aceh.
Khususnya di Bakorda HIPMI PT Aceh nantinya, akan ada acara-acara yang membantu anggotanya untuk terus belajar dalam hal bisnis, seperti coaching dan training bagi semu anggota HIPMI Perguruan Tinggi di Aceh.

"Target kami 2015, semua perguruan tinggi di Aceh, harus lahir Himpunan Pengusaha Muda Perguruan Tinggi (HIPMI PT),” lanjut Yudi Syukran yang didampingi Ketua Umum HIPMI Aceh M Furqan Firmandez.

Furqan menyebutkan, saat ini, Indonesia kekurangan pengusaha, hanya 1,8 persen rakyat Indonesia yang menjadi pengusaha. Bandingkan dengan Singapura hampir 6-8 persen pengusaha dari populasi penduduknya.

Hasil riset lembaga-lembaga ekonomi di dunia dewasa ini, telah membuktikan bahwa negara yang memiliki pengusaha diatas 4 persen dapat dipastikan penduduknya sejahtera.

“Jadi kita berharap, dengan acara ini akan tumbuh jiwa-jiwa entrepreneur yang baru di Aceh. Supaya Aceh berdaulat secara ekonomi. Pemerintah Aceh harus mendorong pertumbuhan entrepreneur muda diatas 4 persen dari jumlah pendudukan Aceh, supaya Aceh akan maju," katanya.

HIPMI Aceh memiliki komitmen tinggi untuk menyebar virus entrepreneur kepada mahasiswa dan rakyat Aceh, menjadikan mereka sebagai pengusaha.

"Pengusaha yang kita undang untuk acara ini, termasuk para CEO penggerak ekonomi Indonesia, supaya mahasiswa dan masyarakat Aceh dapat belajar secara langsung dari mereka” ujar M. Furqan.

Sebagaimana diketahui, kepengurusan HIPMI Provinsi Aceh periode 2014-2017, akan fokus melahirkan pengusaha muda di Aceh, dengan programnya HIPMI Goes To Campus, temanya Saudagar Aceh Membangun Negeri. Supaya daya saing pemuda Aceh kompetitif kedepan. Acara ini terbuka untuk umum, gratis, dan tersedia door prize.


Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026