Tapaktuan, 6/1 (Antaraaceh) - Para aktivis wartawan, anggota RAPI, PMI dan SAR yang tergabung dalam Forum Media Aceh Selatan Peduli Bencana (Formas PB) melakukan penggalangan dana untuk korban kebakaran di Desa Ladang Tuha, Kemukiman Terbangan, Kecamatan Pasie Raja.
Aksi penggalangan dana tersebut direncanakan berlangsung selama 4 hari dimulai Selasa (6/1) di bundaran Tugu Cerana atau simpang masuk Terminal Kota Tapaktuan.
Selanjutnya, pada hari kedua aksi penggalangan dana akan dilanjutkan di wilayah Labuhan Haji Raya, hari ketiga di wilayah Kluet Raya serta hari ke empat di wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya.
Koordinator Lapangan (Korlap) Hartini menyampaikan aksi sosial itu dilakukan dengan cara meminta sumbangan secara iklas kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas.
Menurutnya, selama aksi itu digelar terlihat masyarakat Kota Tapaktuan maupun luar daerah yang melintas sangat antusias menyumbangkan dananya untuk korban kebakaran. Buktinya, terhitung baru sehari aksi tersebut di gelar, dana yang sudah terkumpul mencapai Rp2,6 juta lebih.
“Nantinya, dana yang terkumpul ini akan diserahkan langsung oleh Formas PB kepada warga korban kebakaran di Pasie Raja,” ucap wanita yang berprofesi sebagai wartawan ini.
Musibah kebakaran yang menghanguskan 23 rumah toko itu terjadi Senin (5/1) sekira pukul 06.30 WIB mengakibatkan sebanyak 63 KK atau 103 jiwa kehilangan tempat tinggal dan saat ini terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya.
Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba pada pagi hari itu, selain menghanguskan seluruh bangunan Ruko, juga turut menghanguskan sejumlah barang-barang berharga milik korban seperti satu unit mobil Kijang Innova dan belasan sepeda motor yang tidak sempat di selamatkan.
Kerugian materi yang di alami korban di perkirakan mencapai miliaran rupiah. Para korban kebakaran yang mayoritasnya bekerja sebagai pedagang, berharap kepada Pemkab Aceh Selatan dan pemerintah Provinsi Aceh agar segera membantu membangun kembali Ruko miliknya serta membantu modal usaha, supaya dapat menjalankan kembali tempat usahanya tersebut.


Editor : Antara Aceh

COPYRIGHT © ANTARA 2026