Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Objek wisata Pantai Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, tercemar dengan limbah kulit kelapa sisa hasil dari usaha kuliner di kawasan tersebut, sehingga membuat tidak nyaman bagi pengunjung.

Pemantaua di Ujung Blang, Senin, ketika laut sedang surut, maka terlihat jelas sampah bekas kelapa muda berserakan di pantai, sehingga terkesan jorok dan kumuh, padahal pantai itu sangat ramai dikunjungi warga.

Tempurung kelapa muda yang masih berkulit itu sisa dari kuliner para pedagang di sepanjang pantai, diletakkan begitu saja di pinggir pantai.

Ketika air pasang, limbah tersebut terbawa ke pantai dan pada saat surut sisa kulit kelapa itu mengotori pinggiran pantai.

Selain adanya limbah kulit kelapa muda tersebut, limbah lainnya juga terlihat, seperti plastik bekas bungkusan dan lain sebagainya. Namun yang lebih mendominasi adalah limbah kulit kelapa muda yang begitu terlihat.  
    
Akibat tersebarnya limbah kulit kelapa diantara hamparan pasir dan celah bebatuan penahan ombak tersebut, menjadi pemandangan tersendiri dan mengganggu kenyamanan pengunjung pantai.

Salah seorang pengunjung, Iskandar mengatakan, pemandangan tersebut sangat mengganggu dan mengurangi kenyamanan pengunjung.

"Apalagi bersama keluarga yang memiliki anak kecil, yang suka bermain pasir. Jika keadaan kotor seperti ini, sangat tidak nyaman untuk bermain pasir," ucap pengunjung itu.

Ia mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk memberi arahan kepada pedagang dan semua pihak yang ada di pinggir pantai, agar tidak membuang sampah sembarangan, karena akan mengurangi kenyamanan warga yang ingin berlibur.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHK) Kota Lhokseumawe Zulkifli mengatakan, akan berkordinasi dengan pihak Dinas Perdangangan terhadap masalah itu, karena ada aktivitas usaha perdangangan di tempat tersebut.

Namun seperti diungkapkan olehnya, masyarakat atau siapapun di tempat tersebut, sangat diharapkan untuk tidak membuang sampah sembarangan karena dapat mengotori lingkungan pantai. 



Pewarta: Pewarta : Mukhlis
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026