Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Sudah menjadi tradisi setiap kali menyambut bulan suci Ramadhan, hamba Allah yang mampu selalu menyempatkan diri menyantuni anak yatim agar kehidupan sehari-hari diberkahi dan seluruh urusan di lancarkan. Seperti yang di tunjukkan oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan menyantuni anak yatim di dua gampong (Desa), Jumat (12/6).
Kepala SMAN 2 Tapaktuan Drs. Merah Alaidinsyah, menyebutkan, penyantunan anak yatim itu merupakan kegiatan Organisasi Intra Sekolah (Osis) yang selalu di lakukan setiap tahun saat menyambut bulan puasa.
“Memang inisiatif Osis SMAN 2 Tapaktuan ini agak terbatas, tapi pemberian santunan ini jangan diukur besaran nilainya, tetapi lebih kepada ketulusan dan keikhlasan serta bisa meringankan beban mereka. Harta benda yang kita miliki masih ada hak anak yatim dan pakir miskin,†ujarnya disela-sela berlangsungnya acara.
“Inilah bentuk perhatian dan kepedulian kami dalam menjalani sunnah Rasulullah. Tahun ini kami santuni 40 anak yatim dari dua gampong yakni Lhok Keutapang sebanyak 22 orang dan Air Berudang 18 orang. Semoga rutinitas ini membawa manfaat dan terus berkesinambungan,†kata Merah Alaidinsyah.
Menurutnya, paket yang diserahkan berupa gula, minyak makan Bimoli dan uang tunai.
“Kita doakan di tahun-tahun mendatang bisa ditingkatkan. Kita ingin mewujudkan rasa senasib dan sepenanggungan. Momen ini turut memotivasi dan mengajak para siswa untuk gemar mengasihi dan menyayangi anak yatim,†tambahnya.
Salah seorang ibu anak yatim yang ditemui di lokasi memberi apresiasi atas apa yang dilakukan pihak sekolah SMAN 2 Tapaktuan tersebut.
“Kami marasa terharu atas apa yang dilakukan Osis dan pihak sekolah SMAN 2 Tapaktuan. Terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada anak kami. Semoga Allah menempatkan perlakukan ini sebagai ibadah. Bukan nilai pemberian yang membuat kami tergiur, tetapi curahan perhatian yang menggugah hati dan menjadi panutan,â€ucapnya.
Kepala SMAN 2 Tapaktuan Drs. Merah Alaidinsyah, menyebutkan, penyantunan anak yatim itu merupakan kegiatan Organisasi Intra Sekolah (Osis) yang selalu di lakukan setiap tahun saat menyambut bulan puasa.
“Memang inisiatif Osis SMAN 2 Tapaktuan ini agak terbatas, tapi pemberian santunan ini jangan diukur besaran nilainya, tetapi lebih kepada ketulusan dan keikhlasan serta bisa meringankan beban mereka. Harta benda yang kita miliki masih ada hak anak yatim dan pakir miskin,†ujarnya disela-sela berlangsungnya acara.
“Inilah bentuk perhatian dan kepedulian kami dalam menjalani sunnah Rasulullah. Tahun ini kami santuni 40 anak yatim dari dua gampong yakni Lhok Keutapang sebanyak 22 orang dan Air Berudang 18 orang. Semoga rutinitas ini membawa manfaat dan terus berkesinambungan,†kata Merah Alaidinsyah.
Menurutnya, paket yang diserahkan berupa gula, minyak makan Bimoli dan uang tunai.
“Kita doakan di tahun-tahun mendatang bisa ditingkatkan. Kita ingin mewujudkan rasa senasib dan sepenanggungan. Momen ini turut memotivasi dan mengajak para siswa untuk gemar mengasihi dan menyayangi anak yatim,†tambahnya.
Salah seorang ibu anak yatim yang ditemui di lokasi memberi apresiasi atas apa yang dilakukan pihak sekolah SMAN 2 Tapaktuan tersebut.
“Kami marasa terharu atas apa yang dilakukan Osis dan pihak sekolah SMAN 2 Tapaktuan. Terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada anak kami. Semoga Allah menempatkan perlakukan ini sebagai ibadah. Bukan nilai pemberian yang membuat kami tergiur, tetapi curahan perhatian yang menggugah hati dan menjadi panutan,â€ucapnya.
Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.