Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Marketing Operation Region (MOR) I PT Pertamina (Persero) menambah pasokan bahan bakar minyak dan elpiji sebagai antisipasi peningkatan pemakaian menjelang Idul Fitri 1436 Hijriah.
"Kami memperkirakan pemakaian BBM serta elpiji selama masa menjelang dan saat lebaran akan meningkat 10 persen dari hari biasa sebelumnya," kata Marketing Branch Manager (Pertamina) Aceh, Aribawa kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (9/7).
Ia menyebutkan estimasi distribusi premium pada H-15 sampai dengan H+15 Idul Fitri 1436 Hijriah di SPBU Pertamina dan mitra Pertamina di Aceh naik rata-rata sepuluh persen yakni dari 1.519 KL pada hari biasa menjadi 1.671 KL.
Sementara untuk distribusi solar diperkirakan turun 11 persen dari rata-rata normal 780 KL menjadi 649 KL.
"Meski terjadi penurunan pada solar, kami tetap menjaga persediaan tetap aman dalam memenuhi permintaan masyarakat," katanya.
Kemudian untuk elpij bersubsidi isi 3 kilogram terjadi penambahan sepuluh sampai 12 persen yakni dari pemakaian pada kondisi normal 1,7 juta tabung per bulan menjadi 2,079 tabung per bulan.
"Pertamina selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan elpiji," katanya yang didampingi Humas Pertamina Region I Zainal Abidin.
Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya dan antisipasi dalam menjamin ketersediaan stok BBM dan elpiji menjelang Lebaran hingga setelah Idul Fitri.
"Kami memperkirakan pemakaian BBM serta elpiji selama masa menjelang dan saat lebaran akan meningkat 10 persen dari hari biasa sebelumnya," kata Marketing Branch Manager (Pertamina) Aceh, Aribawa kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (9/7).
Ia menyebutkan estimasi distribusi premium pada H-15 sampai dengan H+15 Idul Fitri 1436 Hijriah di SPBU Pertamina dan mitra Pertamina di Aceh naik rata-rata sepuluh persen yakni dari 1.519 KL pada hari biasa menjadi 1.671 KL.
Sementara untuk distribusi solar diperkirakan turun 11 persen dari rata-rata normal 780 KL menjadi 649 KL.
"Meski terjadi penurunan pada solar, kami tetap menjaga persediaan tetap aman dalam memenuhi permintaan masyarakat," katanya.
Kemudian untuk elpij bersubsidi isi 3 kilogram terjadi penambahan sepuluh sampai 12 persen yakni dari pemakaian pada kondisi normal 1,7 juta tabung per bulan menjadi 2,079 tabung per bulan.
"Pertamina selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan elpiji," katanya yang didampingi Humas Pertamina Region I Zainal Abidin.
Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya dan antisipasi dalam menjamin ketersediaan stok BBM dan elpiji menjelang Lebaran hingga setelah Idul Fitri.
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.