Blangpidie (ANTARA Aceh) - Bencana Angin puting beliung yang melanda lima Kecamatan dalam kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada kamis (06/8) subuh, telah mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Wakil bupati Abdya, Erwanto menyerahkan langsung bantuan sembako sebagai upaya tanggap darurat serta penyerahan bantuan alat bangunan kepada keluarga korban angin puting beliung di kecamatan, Manggeng, Tangan-Tangan, Setia, Susoh dan Kecamatan Kuala Batee.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun, amukan angin puting beliung yang terjadi pada saat subuh itu sangat dahsyat, sebagaimana data yang dihimpun pada Badan Penangulangan Bencana Kabupaten (BPBK), sebanyak 46 rumah warga mengalami rusak berat dan sedang.

“46 rumah warga yang mengalami rusak tersebut rata-rata atapnya diterjang angin puting beliung, ada juga akibat tertimpa pohon, sedangkan satu unit rumah di Desa Padang Bak Jok roboh total diterjang angin,” kata kepala BPBK Abdya, Anwar Daud di blangpidie, kamis.

Amatan dilapangan, wakil bupati Erwanto yang didampingi oleh kepala BPBK, Anwar Daud, Kabag humas setdakab, Zal Supran dan sejumlah pejabat dari Dinas Sosial, di sela-sela penyerahan bantuan kepada keluarga korban di desa Padang bak jok, kecamatan Tangan-Tangan, sempat meneteskan air mata.

Kesedihan Erwanto terlihat ketika dirinya saat menyaksikan sebuah rumah kaum dhuafa yang terbuat dari pelepah rumbia, berlantai tanah dan berdiding bambu di terjang angin kencang di pagi buta.

“kendalanya, keluarga ini tidak mau pindah ke rumah bantuan yang telah dibangun oleh pemerintah, padahal bapak bupati Jufri Hassannuddin telah memprogramkan pembangunan seribu rumah layak huni yang diperuntukkan untuk masyarakat miskin dan kaum dhuafa di Abdya,” ujar Erwanto saat ditanyakan.

Usai penyerahan bantuan logistik dan alat bangunan lainnya. wabup Erwanto mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan itu merupakan salah satu wujud atau bentuk kepeulian pemkab abdya kepada warganya yang tertimpa musibah, sekaligus berharap dapat dimamfaatkan sebaik mungkin untuk mengringankan beban penderitaan korban.

Sementara itu, Yusniar, warga Padang Bak Jok, yang rumahnya hancur dan rata dengan tanah akibat diterjang angin tersebut mengatakan bahwa, dirinya bersama dengan seorang putranya yang masih sekolah dasar sempat keluar dari rumah ketika angin belum begitu kencang.

“Alhamdulillah, kami semua selamat, dan kami sangat berterimakasih kepada bapak-bapak pejabat yang telah sudi memberikan bantuan. Apalagi, bantuan yang bapak berikan ini sangat membantu kami dalam memperbaiki kembali rumah kami yang telah hancur,” kata Yusniar sambil mengeluarkan air mata kesedihan.(*)



Pewarta: Pewarta: Suprian
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026