Blangpidie (ANTARA Aceh) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang dibangun beberapa tahun lalu kini mulai difungsikan, setelah diresmikan 27 April 2015.

Kepala Lapas Blangpidie Bahtiar di Blangpidie, Rabu menyatakan, Lapas yang terletak di Desa Alu Dama, Kecamatan Setia, dengan kapasitas 254 orang itu akan mulai diisi narapidana setelah peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2015.

"Sebagaimana saran dari Kanwil Kemenkuham Aceh yang bahwa Lapas Blangpidie ini mulai diisi napi setelah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.

Untuk tahap pertama, kata dia, setelah 17 Agustus 2015 ini pihaknya akan mengisi napi sebanyak 30 orang sebagai bentuk percobaan yang akan didatangkan dari Lapas Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan.

"Kondisi Lapas sekarang masih perlu pembenahan, jalan masih becek dan batu-batu masih berserakkan di lokasi. Jadi, untuk tahap pertama ini kita isikan 30 orang dulu, setelah itu baru kita tambah lagi," ujarnya.

Untuk pembenahan tersebut, lanjut Bahtiar, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Ketua DPRK Abdya Zulkifli Isa dalam hal untuk mencari solusi tentang pembenahan Lapas yang masih becek tersebut.

"Ketua DPRK sangat menyambut baik silahturahmi yang kami lakukan, dan beliau menyarankan untuk bertemu langsung dengan Bupati Jufri Hassannuddin," katanya.

Saat ditanya jumlah pegawai yang ada, Bahtiar mengatakan untuk saat ini jumlah pegawai di Lapas Blangpidie sebanyak 15 orang yang terdiri dari 5 orang pejabat, 3 orang pegawai pindahan dan 7 orang CPNS yang baru lulus tahun 2014.

"Jumlah pegawai yang diterima formasi 2014 sebanyak 39 orang, sementara yang lulus hanya 7 orang. Jadi, kita masih kekurangan pegawai sebanyak 32 orang lagi," katanya.

Untuk kekurangan ini, kata dia, pihaknya harus menunggu formasi 2015 yang akan direkrut kembali oleh pemerintah dan meminta kepada pihak Kanwil Kemenkumham Aceh untuk dapat menambahkan pegawai lainnya melalui mutasi.





: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026