Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta seluruh kepala daerah bupati/wali kota di provinsi setempat untuk mendata kembali lahan telantar agar bisa dimanfaatkan secara optimal.

"Pendataan ini bertujuan agar lahan yang telantar itu dapat dioptimalkan sebagai lahan pertanian dan perkebunan," katanya di sela panen raya di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa.

Menurut dia dengan pemanfaatan secara optimal lahan pertanian tersebut juga akan berdampak positif terhadap pendapatan masyarakat terutama yang menggantungkan hidupnya melalui sektor pertanian.

Ia menyebutkan dari sekitar 5 juta jiwa penduduk provinsi ujung paling barat Indonesia itu, 70 persen di antaranya berpenghasilan sebagai petani padi, jagung, kedelai dan tanaman lainnya.

"Sektor pertanian memberi sumbangan cukup besar terhada produk domestik regional bruto (PDRB) dibanding sektor-sektor lainnya," katanya.

Ia menyebutkan saat ini Provinsi Aceh memiliki luas baku sawah mencapai 347.280 hektare yang tersebar di 23 kabupaten/kota.

Panen raya di kawasan lahan pertanian milik petani Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar merupakan binaan program Gerakan Peningkatan Produktivitas Pangan  Berbasis Korporasi (GP3K) yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN  melalui PT Pupuk Iskandar Muda (Persero).

Zaini berharap semua pihak di provinsi itu untuk bersama-sama ikut serta untuk memajukan sektor pertanian Aceh, sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan petani dapat terwujud di masa mendatang.



Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026