Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima gelar doktor honoris causa dari Universitas Syiah Kuala Aceh dalam bidang perdamaian dan kemanusiaan.
Peran Jusuf Kalla dalam mengatasi dampak tsunami, yang melanda Aceh pada 2004, serta perundingan perdamaian melalui Perjanjian Helsinki pada 2006, menjadi dasar bagi Senat Unsyiah untuk memberikan gelar kehormatan kepada Wapres.
"Sebagai Wakil Presiden, Pak Jusuf Kalla merupakan salah satu sosok yang ikut memprakarsai lahirnya MoU Helsinki. Komitmen teguh beliau untuk terciptanya kedamaian di negeri Serambi Mekkah ini terlihat melalui dukungan moral dan spiritual," kata Rektor Unsyiah Samsul Rizal di Aceh, Sabtu
Sejak berdirinya Unsyiah, 54 tahun yang lalu, pihak Universitas telah memberikan tiga gelar doktor honoris causa.
Gelar pertama diberikan kepada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad dan yang kedua untuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Saat ini, menurut hemat kami, adalah saat yang tepat untuk mewujudkan keinginan kami, bertepatan dengan peringatan 10 tahun penandatanganan kesepakatan damai, MoU Helsinki," katanya.
Wapres Kalla tiba di Aceh, Sabtu pukul 13.30 WIB untuk menerima penghargaan sekaligus menghadiri peringatan Konferensi Internasional 10 Tahun Perjanjian Helsinki.
Peran Jusuf Kalla dalam mengatasi dampak tsunami, yang melanda Aceh pada 2004, serta perundingan perdamaian melalui Perjanjian Helsinki pada 2006, menjadi dasar bagi Senat Unsyiah untuk memberikan gelar kehormatan kepada Wapres.
"Sebagai Wakil Presiden, Pak Jusuf Kalla merupakan salah satu sosok yang ikut memprakarsai lahirnya MoU Helsinki. Komitmen teguh beliau untuk terciptanya kedamaian di negeri Serambi Mekkah ini terlihat melalui dukungan moral dan spiritual," kata Rektor Unsyiah Samsul Rizal di Aceh, Sabtu
Sejak berdirinya Unsyiah, 54 tahun yang lalu, pihak Universitas telah memberikan tiga gelar doktor honoris causa.
Gelar pertama diberikan kepada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad dan yang kedua untuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Saat ini, menurut hemat kami, adalah saat yang tepat untuk mewujudkan keinginan kami, bertepatan dengan peringatan 10 tahun penandatanganan kesepakatan damai, MoU Helsinki," katanya.
Wapres Kalla tiba di Aceh, Sabtu pukul 13.30 WIB untuk menerima penghargaan sekaligus menghadiri peringatan Konferensi Internasional 10 Tahun Perjanjian Helsinki.
Pewarta: Pewarta : Hanni Sofia SoepardiUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.