Subulussalam (ANTARA Aceh) - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, mengutuk keras aksi teror yang terjadi di Sarinah Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1), karena perbuatan itu tidak dibenarkan dalam Agama Islam.

"Sikap dari MPU Subulussalam mengutuk aksi teror, tindakan itu tidak dibenarkan," kata Ketua MPU Kota Subulussalam, H Qaharuddin Kombih SAg di Subulussalam, Sabtu.

Ia menegaskan bahwa warga Subulussalam tidak terpengaruh atas insiden tersebut. Kehidupan masyarakat berjalan normal tanpa ada rasa takut dalam menjalankan aktivitas pasca kejadian di Sarinah.

"Lihat saja aktivitas warga berjalan seperti biasa, ada yang ke pasar dan ke kebun, mereka tidak terpengaruh dengan aksi teror tersebut," sambung Qaharuddin.

MPU Subulussalam mengajak masyarakat untuk tidak takut terhadap aksi teror yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok ISIS, yang sengaja menciptakan teror dengan meledakan bom dan menembak secara membabi buta untuk menghadirkan rasa ketakutan kepada masyarakat.

"Membunuh yang bukan musuh, dalam Islam itu bukan jihad, aksi tersebut harus kita lawan jangan biarkan mereka merusak negeri ini, dengan menciptakan aksi teror untuk menciptakan ketakutan bagi masyarakat, tujuan mereka itu," tegasnya.

Ia mengatakan kerukunan umat beragama terjalin dengan baik di Bumi Syekh Hamzah Fansuri itu. Warga hidup berdampingan saling menghormati dan menghargai satu sama lain, sehingga terciptanya kehidupan harmonis. Ini modal yang bagus untuk daerah agar tetap kondusif dan aman.

Karena itu, ia berharap kondisi tersebut harus dijaga dan dipelihara untuk memperkuat tali silaturahmi antar umat beragama. Dengan kebersamaan ini, setiap potensi konflik yang muncul dapat segera teratasi. Begitu juga dengan aksi teror yang belakangan ini sedang marak terjadi.

"Mari sama-sama kita antisipasi agar aksi teror jangan terjadi di daerah ini. Semua pihak harus berperan, mulai di kota, kecamatan dan di desa termasuk keluarga pantau pergaulan anak jangan sampai masuk organisasi terlarang," ajaknya.

Ia juga mengajak para pemuda di Subulussalam untuk memantau pergerakan organisasi yang cenderung membawa misi tertentu, demi kepentingan kelompok yang bertujuan merekrut pemuda masuk ke dalam organisasi itu guna menjalankan misi mereka.

"Pemuda juga harus berhati-hati, jangan sampai direkrut oleh sekelompok orang, untuk menjalankan misi mereka, ini harus diwaspadai," kata Ketua MPU Qaharuddin.



Pewarta: Pewarta : Sudirman
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026