Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin di Banda Aceh, Rabu, mengatakan atap gedung yang menjadi rumah wartawan tersebut copot beberapa lembar diterjang badai dua malam lalu.
"Copotnya beberapa lembar atap seng tersebut mengakibatkan guyuran hujan langsung ke dalam bangunan, merusak plafon dan menggenangi lantai dua gedung," kata Nasir Nurdin.
Nasir Nurdin mengatakan pihaknya sedang mengupayakan penanganan darurat dan sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Dinas Sosial Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Sekretaris Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah menyarankan Pengurus PWI Aceh mengajukan surat resmi agar dampak bencana tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan berlaku.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBA Ilyas mengatakan penanganan dampak bencana terhadap gedung PWI Aceh harus menunggu laporan dari BPBD Kota Banda Aceh terkait data kerusakan akibat bencana angin kencang.
“Ya, begitu mekanismenya seperti itu. Kalau laporannya sudah kami terima, pihak provinsi langsung bergerak,” kata Ilyas.
Pewarta: Muhammad HSAEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.