Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Sebanyak 10 unit rumah toko di Desa Ule Matang Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh hanugs dan ludes terbakar, Senin.
        
Dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada pukul 03.25 WIB dini hari tersebut, tidak ada korban jiwa, namun kerugian korban diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh menyebutkan, dugaan sementara api itu berasal dari arus pendek listrik dari ruko Karimuddin kemudian menjalar ke ruko lainnya hingga deretan ruko ini rata dengan tanah.

Peristiwa itu terjadi ketika sebagian besar penghuni ruko sedang tidur.

Namun beberapa di antaranya sedang beraktivitas jual beli ikan di salah satu ruko, sehingga amukan api ini sempat dilihat mereka dan membangunkan seluruh penghuninya.

Para penghuni dalam keadaan panik itu langsung menyelamatkan diri, namun tak ada barang yang berhasil diselamatkan para pedagang, disebabkan amukan api begitu cepat meratakan seluruh bangunan.

Sejumlah warga di sekitar lokasi sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Tapi aksi itu tidak membuahkan hasil.

Selanjutnya, dua unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan memadamkan api itu agar tidak menjalar ke rumah warga tetangga.

Keuchik Desa Ule Matang Teungku Basri mengatakan, pihaknya bersama warga dan Muspika Seunuddon telah mendirikan tenda darurat di kawasan itu sebagai tempat berteduh sementara para korban.

"Saya tidak bisa memprediksi jumlah kerugian, karena pada ruko itu ada yang jualan barang kelontong, warung kopi, pedagang kepiting dan ada juga yang hanya tinggal saja di ruko itu," katanya lagi.

Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kapolsek Seunuddon AKP Ridwan mengatakan, dugaan sementara pihaknya, sumber api itu berasal dari arus pendek listrik. Namun petugas sedang mendalami lebih lanjut kejadian itu.

"Kerugian korban belum bisa kami prediksi karena petugas masih di lapangan sedang mendata dan melakukan penyidikan lebih lanjut terkait musibah ini," ujarnya lagi.

Sebanyak 10 orang pemilik ruko berkonstruksi kayu itu masing-masing Muhammad Amin, Fikar, Usman AB, Lukman, Muhammad Talib, Karimuddin, Muhammad Yusuf, Abdul Jalil, Ishak Jaban, dan Abdul Razak.



Pewarta: Pewarta : Mukhlis
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026