Sabang (ANTARA Aceh) - Seratusan alumi SMA Negeri-1 Sabang dari tahun 1967-2016 membersihkan Pantai Sumur Tiga pada acara "Clean and Green", Minggu, untuk mendukung daerah itu menjadi salah satu destinasi wisata internasional.

Para lintas alumni SMAN 1 Sabang itu sudah berkumpul di Pantai Sumur Tiga sejak pagi sekira pukul 09:00 WIB. Meskipun diguyur  hajun lebat tidak menyurutkan niat mereka untuk memungut sampah di pantai itu.

Selain alumni juga ada pengawai BPKS, Sekda Kota Sabang, Sofyan Adam, Ketua Pengadilan Negeri Sabang, Noor Ikhwan Ikhlas serta masyarakat untuk membersihkan pantai dari sampah.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Fauzi Husein mengatakan, gerakan Clean and Green diharapkan dapat memberikan contoh kepada masyarakat agar pantai bersih dari berbagai jenis sampah.

"Kebersihan kawasan pariwisata harus menjadi perhatian kita semua demi kenyamanan parawisatawan," katanya di Pantai Sumur tiga yang juga ikut memungut langsung sampai di Pantai Sumur  Tiga.

Katanya, Sabang terkenal dengan pesona wisata bahari, jika pantai bersih dengan sendirinya para wisatawan nyaman bermain di pantai. Pantai yang bersih juga akan memberikan dampak yang positif terhadap tingkat kunjungan.

"Ada wisatawan mancanegara yang mengatakan ke saya, mereka senang dengan alam Sabang yang bersih dan udaranya juga masih segar. Jika wisata Sabang berkembang, maka putaran ekonomi lancar, pendapatan masyarakat pun akan berkembang," ujarnya.

Salah satu wisatawan asing dari Philipina,  Luc Callebaut yang ikut memungut sampah mengakui, dirinya senang bisa ikut membersihkan pantai bersama masyarakat Sabang.

"Saya senang dengan pantai yang bersih. Activity Grean and Green good," imbuhnya.



Pewarta: Pewarta : Irman
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026