Langsa (ANTARA Aceh) - Peneliti Jaringan Survei Inisiatif Aryos Nivada mengemukakan empat orang bakal calon Gubernur Aceh periode 2017-2022 semakin menguat dan memiliki tingkat elektabilitas tinggi.

"Hasil survei yang kami lakukan peringkat teratas ada empat nama dari delapan balon gubernur yang diprediksi maju pada Pilkada 2017," katanya saat dihubungi dari Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Selasa.

Dijelaskan, keempat nama itu diantaranya Muzakir Manaf (Wagub Aceh), Irwandi Yusuf (mantan gubernur periode 2007-2012), Zaini Abdullah (incumbent) dan Tarmizi A Karim (mantan Pj Gubernur Aceh).

Sementara, empat nama lain seperti  Zakaria Saman, Ahmad Farhan Hamid, Abdullah Puteh dan TM Nurlif masih jauh berada di bawah elektabilitas nama tersebut di atas.

Menurut Aryos, Ahmad Farhan Hamid dan TM Nurlif berpeluang untuk menjadi calon wakil gubernur mendampingi salah satu dari keempat orang yang memiliki elektabilitas tinggi dimaksud.

"Bisa saja seiring waktu, A Farhan Hamid menjadi pendamping Irwandi Yusuf atau Tarmizi A Karim. Demikian pula TM Nurlif, karena komunikasi politik untuk hal itu masih terbuka lebar," urainya.

Sedangkan, Zakaria Saman sendiri dipastikan maju dari jalur perseorangan akan tetapi belum bisa dipastikan akan berpasangan dengan siapa nantinya.

Dikatakan Aryos, Zaini Abdullah sendiri masih terus mencari figur pendampingnya, walau nama Nasaruddin (Bupati Aceh Tengah) dan Nasruddin bin Ahmed (mantan juru runding GAM saat CoHA) kerap disebut bakal menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan Doto Zaini.

Di lain sisi, lanjutnya, desakan dari internal Partai Aceh kepada Muzakir Manaf untuk berpasangan dengan kader sendiri sangat kuat. Walau Mualem--sapaan Muzakir--kerap melontarkan statemen dia ingin berpasangan dengan politisi dari Partai Nasional (Parnas).

"Semua masih mencair, kecuali Muzakir Manaf yang sudah dipastikan bisa diusung Partai Aceh sebagai calon gubernur untuk lima tahun mendatang," papar Aryos.



Pewarta: Pewarta : Putra Zulfirman
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026