Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Puluhan perwira menengah (pamen) di lingkungan Komando Daerah Militer Iskandar Muda menjalani tes urine untuk mengetahui apakah mereka mengkonsumsi narkoba atau tidak.

Tes urine yang dipusatkan di Markas Kodam Iskandar Muda di Banda Aceh, Kamis, melibatkan petugas dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh.

Tes Urine diikuti 76 perwira menengah mulai pangkat mayor hingga kolonel. Tes urine juga dijalani oleh Panglima Kodam IM Mayjen TNI L Rudy Polandi dan Kasdam IM Brigjen M Fachruddin.

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI L Rudy Polandi menyebutkan tes urine terhadap perwira menengah ini dilakukan sebagai bentuk upaya pemberantasan narkoba di kalangan militer.

"Tes urine ini merupakan upaya untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan TNI, terutama di lingkungan Kodam Iskandar Muda," ungkap jenderal berbintang dua tersebut.

Ia juga menegaskan untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di tubuh TNI, pihaknya akan melakukan tindakan tegas setiap prajurit atau perwira yang terlibat barang terlarang tersebut.

"Jika ada yang positif langsung kita pecat dari kedinasannya, tidak ada pandang bulu apakah dia pejabat tinggi atau bukan, ini sudah ada perintah dari Panglima TNI," tegas Pangdam.

Untuk saat ini, kata Pangdam, tes urine dilakukan untuk tingkat pejabat tinggi di Kodam IM. Mulai dari Pangdam, Kasdam, kepala bagian dan para asisten. Selanjutnya, tes urine dilakukan kepada seluruh prajurit TNI di lingkungan Kodam Iskandar Muda.

"Dari hasil pengecekan urine ini, seluruh pamen yang diperiksa negatif dari narkoba. Setelah ini, tes urine dilakukan terhadap semua prajurit TNI," kata Mayjen TNI L Rudy Polandi.



Pewarta: Pewarta : M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026