Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Darusslam, Banda Aceh menjalin kerja sama untuk pengembangan kampus dengan Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM) Malaysia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama antara oleh Rektor UIN Ar-Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim dengan Rektor KUIM Malaysia Prof Mohd Taib Bin h Dora di UIN, Darussalam, Banda Aceh, Selasa.

"Proses kerja sama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, baik di UIN Ar-Raniry dan KUIM," ujar Farid.

Ia menjelaskan saat ini tidak ada perguruan tinggi yang tidak melakukan kerja sama, baik dengan sesama universitas maupun dengan lembaga lain dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan kampus.

Menurut dia, kerja sama antara UIN Ar-Raniry dengan kampus-kampus di Malaysia bukan yang pertama kali dilakukan, bahkan hasil dari kerja sama yang sebelumnya telah terlaksana dengan baik, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen.

Rektor menambahkan, hubungan antara Aceh dengan Malaysia khususnya Malaka telah terjalin sejak zaman dahulu, sebagai bukti bahwa banyak orang Aceh yang syahid dan dimakamkan di negeri Malaka, dalam sejarah juga mencatat Raja Aceh Iskandar Muda datang ke Malaysia untuk membantu melawan penjajah pada saat itu.

Sementara itu Rektor KUIM Malaysia Prof H Mohd Taib bin H Dora mengatakan kerja sama antara UIN dengan KUIM untuk meningkatkan mutu pendidikan di dua kampus tersebut, antara lain untuk mendorong pertukaran mahasiswa dan dosen serta mendukung pembangunan kampus.

"Kerja sama tersebut di antaranya bidang pertukaran pelajar dan tenaga pengajar, seminar dan loka karya, melanjutkan pendidikan pada program pascasarjana S2 dan S3 baik di UIN maupun di KUIM," paparnya.

Ia menambahkan banyak program studi yang sama antara UIN dengan KUIM, seperti prodi ilmu ekonomi islam, teknologi, keguruan dan ilmu pendidikan, ilmu osial dan psikologi.



Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026