Meulaboh (ANTARA Aceh) - Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mengadakan seminar international membahas dampak tsunami 2004 bagi kondisi lingkungan perairan dan darat di kawasan barat selatan Provinsi Aceh.
Ketua Panitia Samsunan ST MT di Meulaboh Senin mengatakan seminar tersebut menghadirkan pemateri utama yakni dosen program studi Geosains, Wellesley College, Wellesley, Amerika Serikat, Katrin Monecke, Ph.D, dengan tema "Geologic Evidence of Past Earthquakes and Tsunamis in West Aceh, Indonesia".
"Selain memberikan materi seminar internasional di UTU tentang tsunami, dia juga melakukan penyelidikan di kawasan pantai barat Aceh pasca terjadinya tsunami Desember 2004 lalu," katanya dalam siaran pers kepada wartawan.
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor I UTU Dr Ir Alfizar itu diikuti oleh civitas akademika, dosen, mahasiswa serta dinas dan isntansi terkait dari Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya di aula utama kampus UTU di Desa Alu Penyareng, Kecamatan Mereubo.
Dia menjelaskan, penelitian Katrin bertujuan untuk menentukan waktu peluang gempa dan tsunami di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya, dalam seminar tersebut dia menyimpulkan bahwa gempa besar yang telah terjadi meninggalkan jejak morfologi du gundukan atau bukit pantai.
Dia menjelaskan bahwa morfologi/bukit pantai dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi dimana endapan tsunami yang paling mungkin diamati, sebab tsunami besar terakhir terjadi sekitar tahun 1400 masehi.
"Menurut penelitian Katrin bahwa tsunami besar terakhir terjadi sekitar 1400 masehi. Hal itu dapat dipastikan, ada bukti dari dua lapisan pasir terkubur terendapkan dalam beberapa dekade," jelasnya.
Selain diisi oleh pemateri utama dari luar negari, Fakultas Teknik UTU juga melibatkan pembicara dari dalam negeri yaitu dosen Unsyiah Ibnu Rusydy, menyampaikan materi tentang "Developing Seismic Hazard Map Using Shear Wave Velocity Data, a Case Study from Aceh Tengah and Bener Meriah District".
Kemudian pemateri selanjutnya yakni dosen teknik UTU M.Sc dan M Ikhsan ST, MT menyampaikan penjelasan terkait "Rate Analisysis of Land Erosion Land on Krueng Seunagan Watersheds Nagan Raya Subdistrict".
Pewarta: Pewarta : Anwar: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.