Meulaboh (ANTARA Aceh) - Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berhasil memadamkan sekitar 10 titik api lokasi terjadinya kebakaran lahan di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Kepala pelaksana BPBD Aceh Barat T Syahluna Polem di Meulaboh, Kamis mengatakan, pihaknya akan menetapkan status waspada apabila titik api terus ditemukan dalam 12 kecamatan karena potensi cuaca terik sejak sepekan terakhir.

"Yang sudah berhasil kita padamkan 8-10 titik api, tapi yang kita temukan bukan kobaran api besar, tapi hanya asap tebal yang keluar dari lahan gambut perkebunan warga yang kita duga muncul akibat kebakaran di lapisan bawah lahan," sebutnya.

Dalam dua hari terakhir wilayah Aceh Barat diselimuti kabut asap pada malam hingga pagi hari oleh adanya kebakaran lahan gambut sehingga sudah mengganggu jarak pandang pengendara serta pernafasan warga, asap tersebut diduga bukan hanya dari wilayah Kabupaten Aceh Barat, namun juga asap kiriman dari daerah tetangga.

Didampinggi Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Aceh Barat Dodi Bima Saputra dijelaskan, saat ini pihaknya bersama unsur kepolisian dan TNI sedang memantau aktivitas masyarakat karena ada laporan terjadi kebakaran lahan gambut.

Armada mobil pemadam kebakaran sejak sepekan ini terus aktif dan siapkan untuk bergerak cepat, untuk mengantisipasi kebakaran merembes ke pemukiman dan rumah penduduk karena ulah masyarakat membuka lahan dengan membakar.

"Seperti kasus kemarin itu, ada masyarakat membakar sampah, kemudian apinya merembes ke lahan yang berdekatan sehingga nyaris membakar rumahnya sendiri karena tidak mampu dipadamkan. Sampai kita ke TKP baru bisa padam," jelasnya.

Lebih lanjut Dodi menyebutkan, untuk luasan hektare tidak dapat dirincikan secara kalkulasi karena ditemukan pada lakasi yang berbeda-beda, tim hanya berhasil memadamkan titik api yang bisa terjangkau oleh karena prasarana terbatas.

Beberapa lokasi munculnya asap tebal jauh dari jangkauan pihaknya sehingga hanya dipantau menjaga agar api tidak merambat ke kepemukiman penduduk, banyak titik asap ditemukan pada jarak lebih dari 2 km dari jangkauan kendaraan.

"Saat ini kami bersama Polsek sedang di TKP, tadi ada laporan kebakaran lahan tapi sejauh ini belum kita temukan, hanya asap yang keluar dari lahan-lahan penduduk. Namun itu kita pantau terus dan mencari cara memadamkan bila api muncul," tegasnya.

Dalam pemadaman ini pihaknya belum mengunakan teknis menyuntik dibawah rawa gambut, namun hanya sebatas menyiram air ke atas rawa gambut yang mengeluarkan asap, hingga kini upaya itu mampu menimalisir asap muncul dan diterbangkan angin.



Pewarta: Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026