Sabang (ANTARA Aceh) - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan Pemko Sabang di bidang pendidikan, sehingga diharapkan putra putri dari daerah ini bisa belajar di perguruan tinggi tersebut.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam dan Rektor UIN Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim, MA di Banda Aceh, Rabu.

Rektor Farid Wajdi menyampaikan, universitas yang ia pimpin tersebut sebelumnya fokus pada pendidikan ilmu agama namun seiring perkembangan, pihaknya akan mengkaji semua bidang ilmu.

"Dulu IAIN Ar-Raniry fokus pada pendidikan Ilmu Agama dan Ilmu Sosial yang sifatnya umum dan sekarang sudah lebih luas lagi semanjak berubah menjadi UIN, artinya semua bidang ilmu sangat penting untuk dikaji termasuk Sain dan Tehnologi," katanya.

Menurutnya Rektor, sebelum penandataganan MoU pihaknya sudah lebih dulu menjalin hubugan yang harmonis dengan Pemko Sabang dan banyak mahasiswa UIN melakukan praktek belajar lapangan (PBL) di Pulau Weh.

"Sekarang kerja sama yang sudah dijalin UIN Ar-Raniry sudah sangat luas yakni mencapai 43 prodi yang dikaji," akuinya.

Sementara itu, Wali Kota Zulkifli mengatakan, dengan adanya penandataganan MoU tersebut diharapkan dapat memberikan perhatian lebih kepada para mahasiswa di paling ujung barat negeri "Serambi Mekah".

"UIN Ar-Ranary merupakan salah satu Universitas Islam terbesar di Aceh dan kita mengharapkan mampu melahirkan generasi muda yang handal dan memiliki potensi untuk memajukan negeri," katanya.

Ia menambahkan, kerja sama ini wujud kepedulian dan keseriusan Pemko Sabang untuk melahirkan generasi bangsa yang berwawasan, berilmu sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing.

Ia juga berharap, UIN Ar-Raniry dapat memberikan perhatian lebih kepada setiap calon mahasiswa baru yang berasal dari Pulau Weh.

"Kerja sama ini langkah awal dan ke depan akan terus membagun komunikasi maupun pendekatan dengan Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat untuk membuka cabang UIN Ar-Raniry di pulau paling ujung barat Indonesia," katanya.



Pewarta: Irman Yusuf
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026