Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Pangsa pasar Semen Padang di Provinsi Aceh naik mencapai enam persen yakni dari 34 persen untuk periode Januari-Agustus 2015 menjadi 40 persen pada periode yang sama tahun 2016.
"Peningkatakan jumlah pangsa pasar Semen Padang ini di Aceh tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat di provinsi ini menggunakan produk yang diproduksi perusahaan milik negara ini," kata Kepala Biro Humas PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan peningkatan permintaan Semen Padang tersebut juga tidak terlepas tingkat kepercayaan masyarakat di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu menggunakan produk perusahaan semen pertama di Tanah Air itu.
"Peningkatan permintaan semen ini terjadi dalam dua bulan terakhir dan ini berdampak positif terhadap market share Semen Padang di Aceh," katanya.
Ia mengatakan pembangunan berbagai infrastruktur secara berkelanjutan di setiap kawasan di provinsi ujung paling barat Indonesia itu juga menjadi pemicu meningkatnya penjualan Semen Padang di pasaran.
" Masyarakat Aceh mempercayai kualitas Semen Padang yang unggul, harga yang kompetitif dan produk mudah didapat di toko-toko bangunan," katanya.
Ia menyebutkan untuk melayani kebutuhan pelanggan di wilayah Aceh dan sekitarnya, PT Semen Padang telah memiliki dua Packing Plant (pengantongan) yakni di Malahayati, Aceh Besar dan Lhokseumawe.
PT Semen Padang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia, dan Asia Tenggara, berdiri sejak 18 Maret 1910 di Indarung, Padang, Sumatra Barat. PT Semen Padang yang memiliki kapasitas produksi mencapai 7,4 juta ton per tahun selain melayani pasar dalam negeri juga mengekspor produknya ke luar negeri.
Pewarta: Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.