Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh melakukan program "jemput bola" perekaman kartu tanda penduduk elektronik ke sejumlah sekolah menengah atas di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Kepala Seksi Identitas Disdukcapil Banda Aceh Mairiza di Banda Aceh, Rabu, mengatakan perekaman e-KTP ke sekolah tersebut untuk  memastikan pelajar yang sudah berusia 17 tahun terdata dalam kependudukan.

"Ini upaya kami untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya bagi warga kota yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke balai kota melakukan perekaman data e-KTP," kata Mairiza.

Sebelumnya, kata dia, tim Disdukcapil mendatangi SMA Negeri 1 Banda Aceh. Tim tersebut melakukan perekaman data e-KTP. SMA Negeri 1 Banda Aceh merupakan sekolah pertama yang didatangi tim perekaman data e-KTP.

Ia menyebutkan pihak sekolah menyediakan ruangan untuk proses perekaman data e-KTP. Ada seratusan pelajar SMA Negeri 1 Banda Aceh yang telah mencukupi umur mengikuti proses perekaman e-KTP secara online tersebut.

Perekaman, sebut Mairiza, mulai dari pemotretan hingga identifikasi pola iris mata, sidik jari dan tanda tangan dengan perangkat scanner biometrik yang dibawa pihak tim Disdukcapil.

"Syarat perekaman, pelajar cukup umur atau usianya sudah 17 tahun, menyerahkan fotokopi kartu keluarga atau akta kelahiran kepada petugas yang mendata," kata Mairiza.

Setelah proses perekaman data, para pelajar tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil karena petugas akan mengantarkan langsung surat keterangan sudah terdata pengganti e-KTP ke sekolah mereka.

Surat keterangan sebagai pengganti e-KTP sementara, mengingat stok blangko e-KTP saat ini masih kosong secara nasional. Masa berlakunya selama enam bulan.

"Menyangkut blangko e-KTP, mudah-mudahan bulan depan sudah dikirim dari pusat," kata Mairiza yang didampingi Kepala Subbagian Advokasi dan Komunikasi Setdako Banda Aceh Aulia R putra.

Mairiza menjelaskan program jemput bola perekaman e-KTP tersebut menjadi agenda rutin Disdukcapil Kota Banda Aceh yang beberapa waktu lalu meraih penghargaan pelayanan publik di Indonesia.

"Ini tahun perdana tim perekaman e-KTP ke sekolah-sekolah. Target kami mendatangi semua SMA sederajat di Kota Banda Aceh guna memastikan pelajar yang cukup umur terdata dalam data kependudukan," kata Mairiza.

Kepala SMA Negeri 1 Banda Aceh Khairurrazi menyatakan pihaknya menyambut baik program yang dilakukan Disdukcapil Banda Aceh dengan mendatangi sekolah guna melakukan perekaman data e-KTP bagi anak didik.

"Para pelajar tentu diuntungkan dengan program ini karena siswa kami terutama kelas 12, nantinya pasti membutuhkan e-KTP untuk pengurusan SKCK maupun dokumen terkait lainnya saat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," kata Khairurrazi.



Pewarta: M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026